!-- Header -->
Politik & Pemerintahan

20 Pesawat Hiasi Langit Jember

JEMBER- Sebanyak 20 pesawat dari Federasi Aerosport Indonesia (FASI) yang berasal dari Jakarta, bandung, Yogyakarta, Malang dan Surabaya menghiasi langit Jember pada minggu pagi, 30 Mei 2021. Setelah melalui terbang marathon dari Yogyakarta menuju Malang, pesawat-pesawat yang berawak 2 orang ini terbang ke Jember melalui daerah Selatan Malang, Lumajang dan akhirnya mendarat di Badara Notohadinegoro Jember pada Sabtu 29 Mei 2021.

Menurut Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan TNI AU (Kapuspotdirga), Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto yang merupakan pimpinan rombongan ini, kehadiran pesawat-pesawat tersebut adalah dalah rangka acara Garuda Terbang Kerjasama antara Federasi Aerosport Indonesia (FASI) dan TNI AU. “Dari 20 pesawat yang terbang tersebut terdiri dari pesawat bermotor, paramotor, pesawat Trike, dan para trike, semuanya bisa dinaiki”, lanjut Fajar Adriyanto.

Tujuan dari acara ini adalah yang pertama adalah memperingati hari lahir Pancasila yang ke-76 melalu atraksi dari pesawat2 udara milik FASI yang dibina oleh TNI AU sehingga meningkatkan minat masyarakat Jember akan olahraga kedirgantaraan. Yang kedua meningkatkan citra wisata kabupaten Jember, karena daerah jember ini dengan hutan, pantai, gunung sungai sangat indah dilihat dari udara.

Dalam kesempatan yang sama Mayor Prasetyo Sudi Wicaksono salah seorang instruktur penerbang di TNI AU yang berdinas di Lanud Adi Sucipto Yogyakarta : “Jember dan juga Lumajang mempunyai bukit-bukit dan gunung yang bisa dieksplor lebih lanjut sebagai kota wisata yang luar biasa nantinya dan potensinya cukup besar”.

Sementara itu Menurut Tikno Handoko salah seorang pilot dari FASI Yogyakarta yang juga mendampingi Bupati Hendy joint flight pada minggu pagi 30 Mei 2021, perlu waktu sekitar 10-15 jam terbang untuk bisa menerbangkan pesawat-pesawat ini. “Pesawat ini adalah pesawat sport, dan ijin terbangnya level yang paling rendah. Kuncinya adalah disiplin, kalau bapak bisa didisiplinkan kaya tentara bapak akan bisa menerbangkan pesawat ini”, jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan acara bakti sosial berupa penyerahan sembako dan alat-alat kesehatan kepada masyarakat yang berada di sekitar bandara Notohadinegoro. Bingkisan diserahkan sendiri oleh Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan TNI AU (Kapuspotdirga), Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto dan Bupati Jember Ir. H Hendy Siswanto. Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan cinderamata berupa seragam dan buku kepada Bupati Hendy oleh Fajar Adriyanto.

Forkompinda juga diberi kesempatan untuk melakukan joint flight (atYerbang Bersama) FASI.

Nampak Bupati Hendy dan istri menaiki pesawat yang berbeda. Bupati Hendy juga menyampaikan keinginannya untuk memliki pesawat tersebut pada saat ditanya awak media. “Saya pingin beli”, Kata Bupati Hendy usai melakukan joint flight. “ Jadi begini, banyak alasan untuk beli, yang pertama Jember ini sudah cantik diberikan karunia oleh Allah, kita punya gunung, punya bukit, punya sungai yang membelah tadi setelah kita lihat di atas sungai kita belum diapa-apain”, lanjut Bupati Hendy. Sungai Bedadung dan Kali Jompo kalau kita bersihkan bisa dijadikan wisata Arung Jeram. Yang kedua lanjut Bupati, Jember masih punya potensi bencana dengan adanya gunung Argopuro bisa menjadi potensi bencana di daerah utara, dengan punya pesawat bisa memudahkan relokasi dan evakuasi.”Kalau duit kita sudah cukup, boleh lah kita beli 2 atau 3 peswat untuk itu”, kata Bupati hendy mengakhiri penjelasannya. RZE-RED

 

 

Post Comment