Program Mahadesa On The Way
Suara Desa

Program Mahadesa On The Way

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Masih ingat kabar program Mahadesa? Hingga kini, program yang dicanangkan pemerintah di Lumajang ini belum juga dilaunching. Bahkan, draf terkait Memorandum of Understanding (MoU/ nota kesepahaman) antara pihak desa yang punya BUMDes dengan Perusahaan Daerah (PD) Semeru sebagai supplair, juga masih belum disosialisasikan.

“Drafnya masih kita susun, Mas. Kita sudah melakukan konsolidasi dan konsultasi soal realisasi program Mahadesa. Kita sudah kumpulkan para kades dan direktur BUMDes, di Kantor BKD,” ujar Arief Rachmad Budi, Kasubag Umum dan Humas PD Semeru Lumajang, Rabu (26/7).

Dia tidak bisa menjelaskan secara detail soal isi draf MoU Mahadesa yang lagi disusun. Draf MoU nanti baru disampaikan saat bertemu dengan 205 kepala desa/ kelurahan. Rencananya, bulan depan draf MoU sudah selesai dan dilaunching.

“Insya Allah akhir bulan ini atau bulan depan kita Laounching,” pungkasnya. Sekilas dipaparkan, program Mahadesa secara umum bertujuan untuk meningkatkan dan membangkitkan market di desa, memberdayakan masyarakat desa di bidang ekonomi, dan menambah pendapatan desa dengan cara membuat BUMDes.

“BUMDes di seluruh desa itu kemudian bekerja sama dengan PD Semeru. Jadi posisi PD Semeru sebagai suppliar dan fasilitator pengembangan UMKM desa. Misalnya, di desa A ada produk kripik pisang yang membutuhkan market, packaging, perijinan maka PD Semeru akan membantunya,” ujar Arif.

Dijelaskan, desa yang memiliki produk unggulan akan diseleksi dan diakomodir oleh PD Semeru. Namun, tidak semua produk yang dihasilkan desa tersebut bisa dipasarkan. “Kalau tidak layak tidak bisa didistribusikan oleh PD Semeru,” paparnya.

Dia menambahkan, selain itu di masing-masing desa nanti ada forever store (atau semacam toko modern) yang menjual produk-produk UMKM dengan harga di bawah pasar. “Sehingga mereka tidak perlu jauh jauh berbelanja,” imbuhnya. SAT

Advertisement