Advertisement
DHC 45 Bersama GSNI Lumajang Gugah Anak Muda Pelajari Sejarah Kota nya
Komunitas Pendidikan dan Agama

DHC 45 Bersama GSNI Lumajang Gugah Anak Muda Pelajari Sejarah Kota nya

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Dalam rangka menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme kepada generasi muda khususnya di kalangan pelajar, Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Lumajang, menggandeng Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Siswa Nasional Indonesia (DPC GSNI) Lumajang, menggelar acara Ngobrol Pintar (Ngopi), di Papabo Cafe, Desa Kebonsari, Sumbersuko Lumajang, Jawa Timur, pada Jum’at (8/9/) malam.

Pada ngopi ini DHC 45 dan GSNI Lumajang juga mengundang H. Indriyanto, SH, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Lumajang.

Indriyanto menyampaikan pentingnya pelastarian situs, budaya, adat istiadat, dan monumen-monumen yang ada di Lumajang. “Peninggalan berupa situs, budaya, adat istiadat, serta monumen-monumen yang ada di Lumajang harus kita jaga dan lestarikan”, ujar Indriyanto.

Dikatakan, Disbupar Lumajang sangat mengapresiasi GSNI Lumajang yang beberapa kali mengadakan kegiatan di beberapa monumen bersejarah di Lumajang.

“Kami mempersilahkan adik-adik untuk mengadakan kegiatan di Monumen maupun di Museum Daerah Kabupaten Lumajang agar adik-adik dapat menjiwai nilai perjuangan para pahlawan kita”, ungkapnya.

Indri, panggilan karibnya, juga memaparkan bahwa Lumajang memiliki arti penting dalam sejarah Nusantara. Bahkan semua ada di Lumajang, mulai masa prasejarah seperti Situs Kandangan, Masa Hindu Budha ada Situs Biting, Candi Agung, sampai peninggalan masa revolusi/perjuangan. Lumajang juga memiliki pahlawan-pahlawan yang hebat mulai Sukertiyo, Kyai Ilyas, Kapten Suwandak,dan lainnya.

“Beliau yang gagah berani melawan penjajah. Belum lagi di masa penjajahan Jepang, Lumajang juga memiliki peninggalan bunker”, paparnya. Oleh karena itu Indri mengajak anak muda khususnya pelajar di Lumajang untuk mempelajari serta ikut melestarikannya.

“Bagaimana kita mencintai dan bangga kalau kita tidak mempelajari sejarah kotanya?”, sambung dia.

Sementara itu Kadar Sriyono Ketua DHC ’45 menyampaikan materi tentang Perjuangan Rakyat Lumajang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan di Lumajang.

Dengan memahami dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan, kecintaan terhadap bangsa dan Negara Indonesia akan semakin bertambah.

“Kita sebagai orang Lumajang harus memahami nilai-nilai perjuangan dan meneladani perjuangan para pahlawan untuk lebih mencintai bangsa dan negara Indonesia”, papar pria penggemar Jeep ini. RED

Advertisement