Diduga Diimunisasi Rubella, Siswi SDN Jogoyudan 2 Lumajang Meninggal Dunia
Kesehatan Peristiwa

Diduga Diimunisasi Rubella, Siswi SDN Jogoyudan 2 Lumajang Meninggal Dunia

dr.Triworo : Imunisasi Rubella Untuk Kekebalan Tubuh, Tidak Berbahaya

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Diduga usai disuntik imunisasi Measles Rubella (MR) oleh Lembaga penyelenggara SDN Jogoyudan 2 Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang dan Puskesmas Kota Lumajang, Jawa Timur, seorang siswi bernama Sarifah, anak Agus Suroso (warga Jogoyudan), meninggal dunia.

Agus Suroso menjelaskan, orang tua anaknya meninggal dunia setelah disuntik Campak dan Rubella oleh Puskesmas Kota Lumajang bekerja sama dengan lembaga SDN Jogoyudan 2 Lumajang.

Ceritanya, beberapa hari sebelum meninggal dunia anaknya sakit. Saat sakit dia tidak masuk sekolah. Dia baru masuk sekolah setelah sembuh dan dia kembali sakit kembali setelah disuntik imunisasi.

Karena ada tanda-tanda sakit kembali si Sarifah ini tidur. Setelah bangun tidur, dia ingin ke kamar mandi kemudian saat itu dia kejang-kejang, kencing dan buang air besarnya tanpa kontrol. Karena panik dilarikan ke puskesmas. Sayangnya dia tidak bisa diselamatkan.

“Dia sebelumnya sakit tapi sudah sembuh dan masuk sekolah lagi. Habis pulang sekolah, dia tidur lalu bangun tidur kejang-kejang dan meninggal di puskesmas. Sempat dirujuk ke RSI,” ungkapnya, Jumat (8/9/).

Kepala Dinkes Lumajang, dr Triworo, dikonfirmasi, menyampaikan, informasi yang diterima, anak tersebut sebelumnya memang sakit. Saat masuk sekolah pihak orang tua maupun anaknya tidak menyampaikan kalau masih sakit.

“Anaknya memang sebelumnya sakit selama 5 hari. Lalu dia masuk saat imunisasi campak dan rubella. Gak bilang kalau masih sakit. Guru kelas pendampingnya juga kebetulan guru kelas yang lain,” ungkapnya.

Menurut Triworo, imunisasi campak dan rubella untuk membentuk kekebalan tubuh sama seperti imunisasi lainnya. “Tapi memang kondisinya harus fit, sehat, dan sebelum diimunisasi harus sarapan. Kalau ada yang sakit ditunda dulu,” paparnya.

Dengan kata lain, kata Triworo, imunisasi campak dan rubella tidak berbahaya. Kalaupun ada efek samping panas pada tubuhnya itu hanya reaksi biasa dan tidak perlu kuatir. Dia mengaku pihak puskesmas sudah takziyah ke rumah alm. Sarifah.

“Saya juga rencananya takziyah, tapi hari ini masih ada kegitan di Kantor Dishub,” imbuhnya. FIK

Advertisement