Pemkab Situbondo Gagas Penanggulangan Narkoba Masuk Kurikulum Pendidikan
Komunitas Pendidikan

Pemkab Situbondo Gagas Penanggulangan Narkoba Masuk Kurikulum Pendidikan

SITUBONDO, PEDOMANINDO.com – Narkoba bukan hanya menyerang kalangan orang dewasa tapi juga sudah masuk pada kalangan anak muda, termasuk pelajar di sekolah di hampir seluruh Indonesia. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo bekerja sama dengan Polres dan Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika), menggagas dimasukkan kurikulum tentang penanggulangan narkoba.

“Kita minta ke Polres Situbondo tentang penanggulangan narkoba untuk disingkronkan dengan mata pelajaran yang relevan, misalnya pelajaran agama, IPA, Fisika”, ungkap Drs. Suroso, M.Pdi, mantan Kepala SMAN 2 Lumajang, saat menghadiri pelantikan Pengurus DPC Granat Situbondo, di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pekan lalu.

Dia menjelaskan, motivasi awal dan mendasar dimasukkannya penanggulangan narkoba karena anak-anak sekolah/ pelajar rentan pada narkoba. Apalagi sasarannya anak-anak muda, anak-anak sekolah.
“Makanya tepat sekali masalah penanggulangan narkoba dimasukkan kurikulum sekolah”, pungkas.

Suroso menjelaskan, sosialisasi tentang bahaya narkoba dan upaya penanggulangannya di lembaga pendidikan tetap penting. Namun lebih efektif dan efesien jika dimasukkan kurikulum.
“Masukkan ke mata pelajaran itu lebih bagus. Jadi, tidak sekedar sosialisasi. Tinggal mencocokkan mata pelajaran apa yang sesuai”, ungkapnya.

Tentu saja secara teknis yang menyampaikan mata pelajaran menyangkut penanggulangan narkoba para guru di sekolah. Untuk itu, maka guru-guru harus mendapatkan diklat mengenai masalah ini. “Dilakukan pelatihan. Semacam diklat”, selorohnya.

Kurikulum penanggulangan narkoba, imbuh Suroso, bisa mulai diterapkan pada semester depan (semester 2) tahun pelajaran 2017-2018. DIN

Advertisement