Advertisement
Operasi Pasir Ilegal Tim Gabungan Hanya Tangkap 1 Truk
Hukum Peristiwa

Operasi Pasir Ilegal Tim Gabungan Hanya Tangkap 1 Truk

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Operasi penertiban penambang pasir illegal oleh tim gabungan dengan melibatkan 100 personil Polri, Pol PP, CPM, TNI, dan Dishub Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (22/11), hanya berhasil menangkap 1 truk dan pemiliknya, di Pandan Arum Tempeh karena tidak mengantongi kartu kendali.

“Tanpa membawa kartu kendali. Karena itu diamankan oleh anggota.Kemudian pemiliknya langsung dibina. Kita sifatnya pembinaan agar tidak mengulangi lagi”, ungkap Basuni, Kepala Pol PP Pemkab Lumajang.

Selain itu, ada 1 truk yang digembosi karena ditinggal oleh pemiliknya. Kepada beberapa penambang pasir liar di sungai yang tidak mengantongi ijin, Basuni menyarankan agar bekerja sama dengan pemilik ijin yang sudah ada.

Operasi Tim Gabungan sebelumnya.

” Di Tempeh ada beberapa pemilik ijin yang sudah terbit. Mereka bisa diajak bekerja sama”, pungkasnya.

Operasi kali ini dilakukan di jalan jalan sepanjang Tempeh, Pasirian, Candipuro, dan Pandanarum. Operasi digelar mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Sayangnya tim gabungan hanya berhasil menangkap 1 truk pengangkut pasir illegal.

Ditanya apakah operasi gabungan ini bocor lebih dulu ke penambang-penambang ilegal, Basuni menegaskan tidak bocor. “Waktu kita apel langsung ke lokasi. Gak bocor. Kalau nyampek di lapangan mereka (para penambang illegal, Red) saling menghubungi, kita gak tahu”, ujarnya.

Pihaknya, tukas Basuni, banyak memberikan pengarahan kepada para penambang untuk bisa bekerja sama dengan pemilik ijin. “Tinggal diatur bagaimana bentuk kerja samanya dengan pemilik ijin”, selorohnya. DIN

Advertisement