Advertisement
Panen Padi Organik Wabup Buntaran Berikan Bantuan
Suara Desa

Panen Padi Organik Wabup Buntaran Berikan Bantuan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes, kemarin, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani berupa Cultivator dan rekening UPPO (Unit Pengelola Padi Organik), di Dusun Krajan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jum’at, (24/11/).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan panen padi organik bersama kelompok tani “Krajan Jaya” dalam rangka Temu Lapang Budidaya Padi Organik. Wabup Buntaran didampingi Asisten Tata Praja, Susiyanto, SH.

 

Wakil Bupati Lumajang, dalam sambutannya, dr. Buntaran Suprianto, menyampaikan, potensi komoditi pertanian di Lumajang seperti bidang pertanian, tanaman pangan, holtikultura, peternakan maupun bidang perkebunan. mempunyai komoditas unggulan sendiri – sendiri.

“Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang terus menerus melakukan pendampingan dan segera melakukan proses sertifikasi organik, sehingga keberadaan padi organik Lumajang bisa diakui pasar domestik maupun pasar internasional”, ujarnya.

 

Disamping bisa budidaya secara organik, ungkap Buntaran, petani dan kelompok tani perlu memperbaiki sub sistem agribisnis di hulu atau sebelum tanam.

“Dalam hal ini bisa memproses pupuk organik maupun benih organik itu sendiri”, ujar Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang ini berpesan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Paiman, menjelaskan, Candipuro menjadi pintu gerbang padi organik. Manfaat sistem pertanian organik dapat meningkatkan pendapatan petani karena adanya efisiensi manfaat sumber daya produk.

“Meminimalkan segala bentuk polusi yang dihasilkan dari kegiatan pertanian dan menghasilkan pangan yang cukup aman dan berkualitas, sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat dan sekaligus daya saing produk agribisnis”, pungkasnya.

Selain Kecamatan Candipuro, Temu Lapang juga berasal dari petani dari Kecamatan Kecamatan Pronojiwo Desa Oro – Oro Ombo. “Pada tahun 2001/2002 pernah merintis padi organik bekerja sama dengan koperasi Nusantara dari Jakarta”, ujarnya.

Diharapkan, kehadiran petani dari Pronojiwo dapat menggugah budidaya secara organik karena daerah hulu seperti Candipuro dan Pronojiwo sangat potensial untuk dikembangkan padi organik”, paparnya.FIK

Advertisement