Tuding Polisi Disogok Begal, Seorang Guru Diciduk
Hukum Peristiwa

Tuding Polisi Disogok Begal, Seorang Guru Diciduk

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Apes betul nasib Imam Bahroji (27). Pada Sabtu (2/12/ 2017) sekitar pukul 23.00 WIB, Resmob Satreskrim Polres Lumajang menciduknya. Laki-laki yang berprofesi sebagai guru olah raga, di Mojosari, Sumbersuko Lumajang ini dianggap dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaskesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik terhadap institusi kepolisian.

Imam Bahroji ini berasal dari Dusun Tukum Kidul RT/RW 040/014, Desa Tekung, Kabupaten Lumajang.

Ceritanya, pelaku menulis komentar di media sosial FACEBOOK menggunakan akun atas nama Cak Imam. Dia menulis “Polisi mari disogok bek begale, dadi yo meneng ae polisine“. ¬†Lalu akun atas nama Cahyo Tasawwuf Ilham juga mengomentari dengan kalimat, “O…dadi polisine mingkem gara-gara disogok sama begale…pwe…nak lekngono mikire awak e…dewe….“.

Cak Imam (Imam Bahroji) kembali berkomentar dengan kalimat, “sudah banyak korban kok bnyak yang diam.Mana pak polosinya. Mana, Mana, Mana. Gak ada kan”.

Saat ini Imam Bahroji menjadi tersangka dan diamankan oleh Satreskrim Polres Lumajang bersama barang bukti HP guna dilakukan penyidikan secara tuntas. FIK

Advertisement