Advertisement
Sampah Pasar Pasirian Kumuh Bau Menyengat
Ekonomi Suara Desa

Sampah Pasar Pasirian Kumuh Bau Menyengat

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Pasar umum Pasirian Lumajang, Jawa Timur, memang terlihat ramai dan perekonomian tumbuh. Sayangnya, kondisi tersebut tidak diimbangi dengan perawatan, bahkan cenderung seperti diabaikan.

Pantauan pedomanindonesia.com, di seputar pasar, sampah berserakan. Tempat pembuangan sementara (TPS) yang terletak di belakang pasar terlihat acak-acakan dan menimbulkan bahu menyengat pada lingkungan sekitar.

Kemudian, bedak-bedak di deretan belakang juga terlihat berantakan, kempro/ kotor, becek dan bahu tak sedap. Apalagi di musim penghujan seperti sekarang.

Di lokasi menuju Musholla, terlihat becek. Begitu juga di lokasi toilet sebelah utara, hampir mirip seperti kandang ayam tak terawat. Padahal informasinya, ada khusus anggaran untuk sampah kepada lingkungan hidup pemkab Lumajang.

“Baunya sangat menyengat, mas. Kotor sekali”, ujar beberapa warga sekitar saat ditemui, Senin (4/12). Mereka mengeluh karena kondisi kumuh seperti ini dibiarkan oleh pihak pasar.

“Kenapa pihak pasar kok jarang mengangkut sampah-sampah itu? Padahal kita ditariki retribusi setiap hari”, ujar salah seorang penjual yang enggan identitasnya dipublikasikan.

Kondisi pasar kumuh semakin sempurna dengan tidak dirawatnya taman yang dikelilingi para PKL di sore hari. Rumput-rumput terlihat tumbuh liar dan dibiarkan begitu saja. Belum lagi bedak-bedak milik PKL yang ada di sepanjang taman, tidak tertata rapi, bahkan sebagian kotor.

Yang lebih mencengangkan, data yang berhasil ditelusuri media ini, di samping ditarik retribusi harian, pengguna lahan disepanjang jalan pasar, membayar sewa lahan yang besarnya variatif. Ada yang Rp 500 ribu, ada yang Rp 1 juta/ tahun.

“Kami merasa keberatan karena kita jualan hanya sampai setengah hari. Lagi pula, apa ada aturannya sewa lahan itu?”, ungkap pedagang yang mewanti wanti namanya tidak disebutkan.

Sementara itu, Pihak Disperindag Kabupaten Lumajang, Herman, saat dihubungi via ponselnya terkait masalah ini, tidak ada jawaban. Sedangkan dikonfirmasi pada Kepala Pasar Pasirian tidak ada di tempat. DIN/Red

Advertisement