Advertisement
SIM Bisa Dicabut Bila Pelanggaran Mencapai 12 Poin
Hukum

SIM Bisa Dicabut Bila Pelanggaran Mencapai 12 Poin

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Para pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, harus berhati-hati dan tidak sering melakukan pelanggaran. Pasalnya, jika sering melakukan pelanggaran lalu lintas, SIM (Surat Ijin Mengemudi) nya bisa dicabut.

Menurut Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Hendry Ibnu Hendarto SH, SIK, aturan tersebut sesuai dengan Perkap No. 9 Tahun 2012 Tentang SIM.

“Aturannya, bila poin pelanggarannya mencapati 12 maka SIM nya dicabut sementara. Jika sampai 18 poin maka SIM nya dicabut selamanya,” ujarnya, di sela-sela kesibukannya,  Minggu (17/12) siang.

Dijelaskan, ada beberapa tingkatan poin pelanggaran. Pelanggaran yang poinnya tertinggi adalah pelanggaran yang berpotensi terjadinya laka lantas, misalnya melawan arus, tidak memakai helm, kebut-kebutan. Sedangkan tingkat pelanggaran yang poinnya paling bawah adalah kelengkapan surat-surat kendaraan.

“Kalau pelanggaran yang berpotensi laka lantas poinnya tiga, sedangkan pelanggaran karena ketidak lengkapan surat kendaraan poinnya satu,” ungkapnya.

Pelanggaran tersebut dihitung dari akumulasi pelanggaran sebelumnya. Selama ini, ungkap Kasat, belum ada pelanggaran yang poinnya hingga 12 hingga 18 dan SIM nya dicabut kecuali pelanggaran perkara pidana. Diharapkan, tidak ada pelanggaran pengendara hingga poinnya 12.

AKP Hendry, panggilannya, juga menyampaikan, sesuai saran Polda Jatim, pelanggaran yang berpotensi terjadinya laka lantas harus diperbanyak sehingga angka kecelakaan benar-benar menurun/ kecil. Selain itu,  tongkrongan anak-anak muda (para pengendara sepeda motor) yang mengarah pada tindakan laka terus diawasi.

“Tongkrongan anak-anak bersepeda motor yang gak tertib sudah mulai gak ada. Kita sisir semua. Mulai dari Alun-Alun, depan TMP (Tempat Makam Pahlawan), Stadion, maupun tempat-tempat lainnya. Bahkan pembuat, penjual knalpot brong kita datangin. Kita himbau agar mereka tidak melayani penjualan knalpot tesebut”, imbuhnya. SYAM

Advertisement