Ribuan Warga Desa Sumberwuluh Merasa “Lega” Kades Mustakim Pulang Dari Kejaksaan
Hukum Suara Desa

Ribuan Warga Desa Sumberwuluh Merasa “Lega” Kades Mustakim Pulang Dari Kejaksaan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Kasus Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, merupakan kasus yang melibatkan Kades Mustakim terkait pekerjaan pembangunan dari dana desa (DD), yakni rabat beton.

Kasus pembangunan rabat beton yang dilaporkan warga kepada kejaksaan itu harus dikaji lebih teliti. Pasalnya, pekerjaan pembangunan tersebut rusak akibat faktor alam.

“Kasus ini sangat kental bermuatan politik/ politis karena pelapornya warga Sumberwuluh yang diduga rivalnya”, ujar warga Sumberwuluh.

Mereka menyampaikan, kerusakan pekerjaan pembangunan Jalan rabat beton akibat faktor alam dan dugaan kerugian negara Rp 130 juta itu masih “dugaan”.

“Karena masih dugaan maka perlu adanya bukti “konkret” sehingga saya bersama warga lainnya mengimbau pada pihak Kejaksaan Negeri Lumajang untuk meneliti lebih jauh dan jangan gegabah menahan seseorang yang berdampak kepada kredibilitas, merusak reputasi seseorang. Dan perlu diketahui, pelapor patut diduga bukan pendukung kades”, tukasnya.

Dirinya, ungkap Djoko, bersama warga Sumberwuluh merasa lega karena kepala desa nya dipulangkan dari Kejari.
Sekedar mengingatkan, pada hari Kamis (22/2018), di Kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, Kades Mustakim yang didampingi kuasa hukumnya, Ikbal Zam Zam SH, MH, mengatakan rasa syukur karena Kepala Desa Mustakim bisa keluar dari kejaksaan (tidak menjadi tahanan badan).

“Dengan demikian roda pemerintahan di desa bisa berjalan dengan baik”, ujar Ikbal, panggilannya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Kades Sumberwuluh ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi pembangunan jalan rabat beton dari Dana Desa. Dia sempat ditahan di Kejari Lumajang. (WK)

Advertisement