Ir. Paiman Gelorakan CINTHAMI melalui Si GEMPAL
Suara Desa

Ir. Paiman Gelorakan CINTHAMI melalui Si GEMPAL

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Namanya cukup singkat dan mudah diingat, Ir. Paiman. Pria yang terkenal ulet, pekerja keras dan cerdas ini, kini dikembalikan lagi ke posisi sebelumnya, yakni sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dinas Ketapang) Lumajang.

Dia harus ikhlas menanggalkan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pertanian Lumajang sejak pelantikannya 9 Pebruari 2018. Sebelumnya, saat dipercaya sebagai Kepala Dinas Ketapang, dia mampu membuat terobosan baru, yakni Si Gempal. Bahkan program Si Gempal menjadi juara 2 pada lomba cipta menu se Jawa Timur.

Berhasil membawa Dinas Ketapang (sebelumnya Kantor Ketapang), membuat Paiman “naik kelas” menjadi Kepala Dinas Pertanian. Lagi-lagi di tangan Paiman, Dinas Pertanian menjadi berkembang pesat. Muncul kemudian istilah Sigarpun Bulat. Berkat otaknya yang encer, pertanian di Lumajang maju pesat. Semua pihak digerakkan termasuk jajaran TNI.

Selama hampir 7 tahun sebagai Kepala Dinas Pertanian, kinerja Paiman sudah tidak perlu diragukan lagi. Sigarpun Bulat, Kolesem Lumajang, Gerakan Cinthami dan beberapa prestasi lainnya, harus mampu dikembangmakmurkan oleh penggantinya.

“Ini sebuah amanat yang tidak boleh disepelekan”, pesannya.
Di saat pertanian di Lumajang berkembang pesat, entah pertimbangan apa, Paiman lalu dikembalikan lagi (dimutasi) ke Dinas Ketapang.

Pria yang lebih suka terjun langsung ke lapangan ini bukannya protes keras atas mutasi tesebut. “Yang namanya tugas, dimana pun harus dijalani. Yang penting terus berinovasi, bekerja keras, bekerja cerds”, ujarnya penuh makna.

Di tempat yang pernah dinahkodai, dalam waktu yang tidak begitu lama (sejak 19 Pebruari 2018), dia langsung menggelar acara Sosialisasi Program Serap Gabah Petani (SERGAP) dan Pemantapan Aksi-Gerakan Kembali ke Pangan Lokal (SI GEMPAL), bersama Jajaran Kodim 0821 Lumajang, PT. BRI Cabang Lumajang, dan dua Kasie Dinas Ketapang Lumajang.

“Sekitar 6 tahun 7 bulan 11 hari, saya tinggalkan Dinas Ketapang ini. Dulu masih berbentuk Kantor. Kini saya balik lagi ke dinas baru sekaligus kampus lama”, ujarnya berkelakar.

Dijelaskan, makna Si GEMPAL bukan semata-mata terkait makanan dari Polopendhem seperti publik memaknai selama ini.

Istilah Si GEMPAL yang dilaunching Bupati Lumajang, Dr. H. Sjahrazad Masdar, MA (Allahumma Yarhamhu), pada 14 Desember 2009, mengacu pada PERPRES : 22/2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

Kapten Arm Edi Purwanto, Pasiterdam Kodim 0821 Lumajang, menegaskan, pangan dengan pola konsumsi diversifikasinya merupakan hal mutlak untuk dimantapkan implementasinya.

“Melalui amanat UPSUS, jajaran Kodim 0821 Lumajang, wajib mengamankan pangan Lumajang”, kata Edi, panggilan karib Kapten Arm Edi Purwanto.

Terkait ketahanan pangan nasional, Edi menyatakan, saat ini sedang dioptimalkan program Sergap. Kerja sama Badan Ketahanan Pangan Kementan RI, Kemendesa, Aster Kasad, Bulog dan BRI, melalui MoU 9 Pebruari 2019 lalu.

“Nampaknya ini sudah menjadi ketentuan Ilahi. Pak Paiman dipindah, tugas SERGAP juga ngikut ke Dinas Ketapang”, kelakar Pasiter Kodim 0821 Lumajang ini.

Bagaikan gayung bersambut, Sumarto Pinca BRI Lumajang juga kuat memberikan dukungan. “Jajaran BRI Lumajang siap dukung Program SERGAP dan berbagai kegiatan ekonomi Petani Lumajang”, tegas Sumarto.

Harapan untuk Ketahanan Pangan Lumajang diberikan “kepundak” Dinas Ketapang.

Khusus Paiman, selaku Kadis Ketapang Lumajang, hari-hari ini sedang ditunggu para poktan dan pok pok lainnya binaan Dinas Ketahanan Pangan Lumajang. DIN

Advertisement