Soal Sreen Shot “Teror” Panwaskab Segera Rapat Pleno
Peristiwa Politik & Pemerintahan

Soal Sreen Shot “Teror” Panwaskab Segera Rapat Pleno

Direktur MIC : Panwas Harus Menegur Keras!

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM  – Screen shot pembicaraan di salah satu group WA. Group Garda Bangsa yang berisi tulisan seorang Camat di Lumajang, berinisial “R” di dunia maya,  membuat  Panwaskab angkat bicara.

Ketua Panwaskab Mujadid, kepada sejumlah wartawaan mengaku sudah tahu isi scren shot yang diduga milik Camat “R”. “Kita sudah tahu. Tapi belum kita bahas bersama-sama. Nanti akan kita bahas bersama tiga komisioner panswas lainnya,” ujar Jadid, panggilannya, kemarin.

Dia mengaku akan segera memplenokan isi group WA yang sedang viral di medsos ini (lihat foto) dengan mengkonfirmasi kebenarannya. Syarat materiil akan kebenaran dan keabsahannya akan dicari. “Yang tersebar via WA saya baca. Tapi harus dikroscek siapa yang awal kali menyebarkan. Kita akan interogasi,” ungkapnya.

Sementara Drs Nurwakit Ali Yusron MSi, Kepala BKD Pemkab Lumajang, juga ditanya sejumlah media terkait pembinaan ASN dan awalnya dia mengaku sudah membacanya. “Kalau dari laporan kawan-kawan saya baca. Menurut saya, itu ekspresi pribadi saja. Misalkan panjenengan. Tapi kalau sumber nya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah itu hoax atau tidak, dengan diplomatis dia menyuruh konfirmasi ke bersangkutan (Camat Rasmin). “Saya bukan pemberi statmen. Silahkan konfirmasi dulu kepada yang bersangkutan betul nggak nya. Kalau saya memberi statemen kalau bukan tulisannya, kan saya yang keliru,” ungkapnya sedikit kebingungan.

Saat dicecar lagi dengan pertanyaan terkait isi percakapan Camat Rasmin, Wakit memberikan jawaban berbeda dengan jawaban sebelumnya. Dia malah mengelak memahami isinya. “Saya belum baca isinya. Aku ra nduwe face book (saya tidak punya face book). Kalau WA punya, kalau FB saya tidak punya,” paparnya.

Sebelumnya, media ini, bersama sejumlah wartawan lainnya, sempat ke kantor kecamatan (sekitar pukul 10.00 WIB) untuk konfirmasi kepada camat bersangkutan. Namun diinformasikan bahwa si “R” sedang tidak di kantor.

screen shot yang diduga statmen seorang camat, beredar dan menjadi viral di medsos.

Di tempat berbeda, Cokro Widodo, Direktur Media Inteligensi Consultant (MIC) Lumajang, yang merupakan salah satu dari puluhan penggunggah screen shot tersebut (di akun face book nya juga dia unggah), menyampaikan, teror dari ASN tidak bisa ditolelir.

“Kalau seperti itu, tidak nampak ada reformasi birokrasi di tubuh Pemkab Lumajang. Menurut saya, itu sudah kelewat batas. Makanya perlu ditelusuri kebenarannya. Tinggal cek ke anggota group WA nya sudah bisa diketahui,” kritik Mantan anggota Panwaskab Lumajang ini.

Menurut dia, semestinya Panwaskab melakukan interogasi dan menegur keras karena di sana ada intimidasi dan mengarahkan mendukung paslon bupati tertentu. “Harus ditegur keras. Karena ada intimidasi pada bawahan dan mengarahkan pada salah satu paslon,” tandasanya.DIN

Advertisement