Eksotik! Padang Savana Sikasur Akan Disulap Jadi Icon Wisata Kabupaten Probolinggo
Suara Desa

Eksotik! Padang Savana Sikasur Akan Disulap Jadi Icon Wisata Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO, PEDOMANINDONESIA.COM – Kabupaten Probolinggo mempunyai hamparan luas savana (padang rumput) yang menarik. Namanya Savana Sikasur, terletak di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (gunung Argopuro). Keeksotikan dan kemolekan savana ini akan menjadi icon destinasi wisata baru di Kabupaten Probolinggo.

Sebagai tahap awal untuk pengumpulan data, akhir pekan kemarin, Tim Ekspedisi Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Kabupaten Probolinggo (eksekutif, legislatif, dan KPH Probolinggo), melakukan ekspedisi ke Savana Sikasur.

Sebelumnya, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo, menyampaikan, titik koordinat padang rumput yang masih dihuni beberapa jenis satwa liar dan berpagar vegetasi langka itu termasuk dalam wilayah KPH Probolinggo/wilayah administratif Kabupaten Probolinggo.

Tim melewati medan terjal dan ekstrim sepanjang jalur Baderan-Sikasur dengan jarak 20,9 kilometer dengan transportasi ojek wisata yang biasa mangkal di desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.

Tim khusus itu harus melewati halangan dan rintangan seperti trek menanjak berbatu, ranting semak dan ilalang liar untuk mencapai lokasi yang diinginkan.

Sekitar 3,5 jam melewati hutan belantara, tim khusus ini pun sampai di hamparan padang rumput yang begitu luas. Mereka menikmati hamparan alam yang belum diketahui dan dinikmati oleh banyak orang.

“Saya sering mendengar puncak Rengganis, Taman Hidup, dan Savana Sikasur di kawasan Gunung Argopuro ini. Tapi baru sekarang usia kepala lima baru bisa menikmati keindahan panorama nya,” ujar Wahid Nurrahman, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo yang ikut tim khusus, kagum.

Jika potensi alam tersebut dikelola dengan baik dengan memperhatikan dan menjaga alam sekitar, mereka yakin akan menarik investor berinvestasi di sektor pariwisata. “Kalau banyak pilihan destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo, maka jumlah kunjungan wisata akan semakin banyak, bahkan membuat mereka berlama lama tinggal di Kabupaten Probolinggo”, ungkapnya.

Dijelaskan, saat pembahasan APBD 2018, anggarannya sudah dipersiapkan. Oleh karena itu, pada tahun 2019, semua program wisata oleh Disporaparbud bisa dimaksimalkan.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Sidik Widjanarko (Ketua Ekspedisi), menyampaikan, program prioritas Pemkab Probolinggo adalah pengembangan pariwisata.

“Beberapa waktu lalu pengembangan wisata danau di kecamatan Tiris. Kini fokus pada program B4 yaitu Bremi dengan Air Terjun, Taman Hidup dan Sikasur, Bromo dengan P30 nya. Lalu Bentar dengan konekting pulau Gili Ketapang dan pulau cinta, serta pengembangan wisata Bhinor,” paparnya.

Sidik mengatakan, tambahan Savana Sikasur dalam wilayah KPH Probolinggo akan melengkapi desain destinasi wisata air terjun Guyangan dan Darungan Krucil dan pembuatan Menara Pandang di sekitar Taman Hidup.

Dijelaskan, ojek wisata hanya sampai air terjun dan taman hidup, sementara untuk menuju puncak Rengganis dan savana Sikasur, wisatawan harus hiking dan trecking.

Administratur/ Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Probolinggo, Tubagus Aep Sapiudin, mengatakan akan mendukung penuh Pemkab Probolinggo untuk menciptakan ikon wisata di Kabupaten Probolinggo selain berkomitmen untuk peningkatan PAD.

Diharapkan, program ini harus dikelola secara maksimal sehingga menarik minat wisatawan dan membuat kesejahteraan masyarakat lokal.DIN

Advertisement