Butuh Campur Tangan Pemerintah Daerah Agar Kopi Lumajang Go Internasional
Ekonomi Politik & Pemerintahan

Butuh Campur Tangan Pemerintah Daerah Agar Kopi Lumajang Go Internasional

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian (Diperta) mengusulkan Identitas Geografis (IG) untuk produk kopi melalui dana APBD Propinsi Jawa Timur.

Hal ini disampaikan pihak Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Kabupaten Lumajang, melalui salah stafnya, Machrus. “IG ini dibutuhkan agar kopi lokal Lumajang tidak mudah ditiru oleh kota lain,” ujar Machrus.

Dijelaskan, banyak informasi tentang perkopian untuk bisa digali lewat asosiasi pegiat kopi Lumajang. Menurutnya, usulan dari Kabupaten Lumajang sudah ditampung oleh BAKORWIL V Jember. Pihak BAKORWIL V Jember, pun sangat mendukung IG KOPI untuk kawasan Sekarkijang.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Indonesia sendiri sudah mengantongi perjanjian  kerja sama perdagangan dengan Chile melalui Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) yang ditandatangani Desember 2017 lalu.

Perjanjian inilah yang sedang diusahakan oleh pihak Kemenlu RI dalam mempromosikan produk-produk Indonesia.

Dan dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI juga akan ikut serta memasarkan kopi lokal, salah satunya kopi asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ke luar negeri, khususnya ke negara Amerika Latin.

“Insya Allah kalau kopi khas Lumajang dapat memenuhi standar mutu dan kapasitasnya cukup, bisa go internasional,” kata Inul Taufiq asal Lumajang yanga menjadi salah satu peserta Sarasehan dengan tema “Penggalangan Pengusaha Dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Ekspor Produk Kopi dan Kakao Indonesia ke Mancanegara dan Sosialisasi Indonesia” Latin America and Caribean Forum 2018.

Acara ini diikuti oleh akademisi, petani, pengusaha dan birokrasi. Dia menjelaskan, saat mengikuti sarasehan tersebut, kopi arabika Java-Ijen Raung khas Bondowoso yang semakin mendunia dengan cita rasa spicy dengan sedikit aroma jahe ini menjadi pilot project dari kegiatan tersebut.

Siswanto, salah seorang pengusaha kopi dan kakao asal Kecamatan Senduro, Lumajang yang juga ikut acara tersebut, menyampaikan, Ini semua juga harus mendapat dukungan penuh dari pemerintahan kabupaten agar kopi asal Lumajang bisa tembus internasional.

‘Semoga pemerintahan yang baru, bisa mewujudkan seperti di Kabupaten Bondowoso. Di sana Bupatinya sangat mendukung terhadap Usaha Kecil Menengah termasuk pengusaha kopi,” imbuhnya berharap.DIN

Advertisement