Cegah Pengaruh Negatif Medsos, Dinkes Lumajang Gelar Work Shop Sehat Jiwa
Kesehatan Politik & Pemerintahan

Cegah Pengaruh Negatif Medsos, Dinkes Lumajang Gelar Work Shop Sehat Jiwa

Agus Widodo

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Pemkab Lumajang, menggelar Work Shop, di Gedung Soedjono Lumajang, Jawa Timur, Senin (21/7/2018).

Workshop dengan tema “Mari Bersama Wujudkan Remaja Sehat ¬†Jiwa” bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan wawasan peserta terkait persoalan remaja.

“Sehingga mereka memahami dan mengenal karakter dalam upaya pencarian identitas diri”, ujar Agus Hari Widodo, SKM MKes, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lumajang.

Selain itu, kata Agus, panggilan karibnya, kegiatan itu bertujuan mengetahui gejala gangguan jiwa pada remaja dan upaya pencegahannya, mampu mengidentifikasi persoalan emosi remaja/ gangguan jiwa secara awam yang memerlukan pertolongan lebih lanjut, meningkatkan tanggung jawab guru pendamping dalam melayani remaja yang mengalami persoalan kejiwaan.

“Para pendidik perlu memperhatikan aspek kesehatan jiwa dalam memberikan pendidikan. Dengan demikian diharapkan tercipta generasi muda yang cerdas, kreatif, produktif, bermoral tinggi, beriman, bertakwa, dan mampu menghadapi berbagai tantangan”, pungkasnya.

Dijelaskan, dalam kegiatan ini para pendidik diundang. Pasalnya, mereka punya pengaruh besar terhadap pembentukan kepribadian, watak, dan moral.

“Sikap dan perilaku guru berpengaruh pada suasana pendidikan, berpengaruh pada perilaku dan emosional anak”, ungkapnya.

Adapun peserta Work Shop terdiri siswa siswi SMP di Lumajang sebanyak 250 anak, guru pendamping SMP terpilih 25 orang, dan Pengelola Program Kesehatan jiwa puskesmas 25 orang.

Sedangkan pemateri Work Shop dr. Benediktus Elie Lie, Sp.Kj dan Mohammad Irsad, S.Psi, M.Psi. Agus menambahkan, saat ini berbagai informasi masuk dan mudah diakses terutama di kalangan anak remaja.

“Lewat Work Shop ini diharapkan anak remaja kita bisa dicegah dari hal-hal negatif dan tidak menjadi korban kejahatan”, ungkapnya seraya menambahkan, peran orang tua dan lingkungan juga berpengaruh pada pembentukan kepribadian dan kualitas anak.

Usai pemberian materi acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta perwakilan siswa siswi SMP se Lumajang ini antusias mengikuti acara hingga selesai. DIN

Advertisement