Kumuh dan Semrawut, PKL Segera Ditertibkan
Politik & Pemerintahan

Kumuh dan Semrawut, PKL Segera Ditertibkan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di beberapa titik di Kota Lumajang, termasuk di kawasan Embong Kembar, barat Pasar Baru Lumajang, kawasan Toga, Jl. Bridjend Katamso, dan di lokasi lain seputar kota, semakin kumuh, semrawut, dan mengganggu lalu lalu lintas.

Mereka bebas menggunakan lokasi yang sebenarnya bukan tempat berjualan seperti trotoar, pinggir jalan, di atas selokan air. Karena tidak ada teguran/ himbauan, mereka semakin asyik berjualan tanpa khawatir akan ditertibkan. Bahkan, PKL yang awalnya tidak memasang tenda, perlahan-lahan mereka memasangnya.

Atas kondisi tersebut, Kasat Pol PP Pemkab Lumajang, Drs. Basuni, menyatakan segera akan melakukan penertiban.

“Besok kita koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan untuk mengambil tindakan penertiban”, ungkapnya.

Menurutnya, selama tempat yang dijadikan jualan para PKL itu kawasan larangan berjualan, maka mereka harus pindah ke tempat semula.

“Biasanya mereka ini sebelumnya sudah punya tempat. Kita tinggal nyuruh pindah ke tempat awal berjualan. Kalau tempatnya memungkinkan bisa diatur, maka akan kita atur. Tapi Kalau sebelumnya memang tidak punya tempat dan yang ditempati sekarang termasuk zona larangan, maka kami tertibkan karena itu melanggar perda Nomer 14 tahun 1999”, pungkasnya.

Meski demikian, tukas Basuni, pihaknya tetap akan memanggil para PKL. Mereka akan diberikan pemahaman yang benar sehingga tidak terjadi salah paham atas tindakan Pol PP.

“Tetap kita komunikasikan dengan mereka, para PKL sebelum ditertibkan”, imbuhnya. FIK

Advertisement