Advertisement
Polisi Tangkap 3 Fotografer Cabul Lumajang
Hukum Peristiwa

Polisi Tangkap 3 Fotografer Cabul Lumajang

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Tiga fotografer “cabul” diseret ke Penjara Mapolres Lumajang, Jawa Timur. Pasalnya, mereka mengaku mencari bakat (talent).

Pengakuan Masrur Ikhwan Putrajaya alias Mastenk (salah seorang fotografer) asal Jalan Kolonel Seruji Barat RT/RW 04/03, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, ada 40 model talent yang telah menjadi korbannya.

“Namun Mastenk yang berusia 25 tahun ini mengaku tidak pernah memperkosa korban”, ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH, M.Hum yang mewakili Waka Polres Lumajang dan didampingi Paur Subbag Humas Polres Lumajang, saat rilis.

Dijelaskan, fotografer adalah pekerjaan bagus, namun profesi ini disalah gunakan oleh mereka. Semua talent diambil gambarnya dengan pose telajang.

Parahnya, yang menjadi ketiga obyek pemotretannya adalah anak dibawah umur (siswi SMP dan SMA). “Mereka mengaku perbuatannya sudah dilakukan selama 2 tahun,” ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Jombang ini.

Dugaan sementara, ketiga pelaku fotografer cabul ini untuk memeras para talentnya. Ada 4 korban yang sudah dimintai keterangan dalam kasus ini.

Atas perbuatannya, kata AKP Hasran, ancaman hukumannya minimal 15 tahun penjara, sesuai dengan Undang-Undang Pornografi dan Undang-Undang Pelindungan Anak.

“Para pelaku mengaku ada 7 lokasi pemotretan, termasuk di kuburan cina dan PG Jatiroto,” imbuhnya.

Sementara Mastenk, mengaku dirinya mengajak salah satu talent berinisial M, tapi tidak untuk Making Love (ML), melainkan temannya.

“Saya hanya memfoto telanjang, hisap-hisap dan pegang-pegang alat vital M tersebut. Saya tidak memperkosa atau lainnya,” ujarnya kepada awak media. FIK

Advertisement