Alasan Kemanusiaan Pol PP Tak Bisa Tertibkan
Politik & Pemerintahan

Alasan Kemanusiaan Pol PP Tak Bisa Tertibkan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Polisi Pamong Praja (Pol PP) tidak bisa serta menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dinilai menyalahi peraturan daerah (perda).

Hal ini disampaikan Kepala Satuan Pol PP Pemkab Lumajang, Basuni. Dia menjelaskan, ada beberapa jalur hijau yang tidak diperbolehkan dijadikan tempat berjualan.

“Misalnya Alun-Alun, Jalan Achmad Yani, Jalan PB Sudirman.Jalan Panglima Sudirman misalnya, kita sering lakukan operasi penertiban.Tapi setelah satu, dua jam mereka datang lagi. Gimana lagi, mereka cari makan”, ujarnya.

Kalau diobrak dan digebrak terus, maka pasukan Pol PP, ungkap Basuni, akan berhadapan dengan masyarakat. “Mosok anggota saya mau bertarung dengan rakyat”, ujar Basuni dengan mimik serius.

Disinggung soal PKL-PKL di sepanjan kota yang belum ditata dengan rapi, termasuk yang berada di Stadion Semeru sebelah barat, Basuni menyarankan agar dikonfirmasi ke Dinas Perdagangan karena itu masuk wilayah Dinas Perdagangan dan wilayah Kanpora.

Basuni menambahkan, untuk memindahkan atau menutup sebuah tempat-tempat itu (PKL atau lainnya), harus dipikirkan juga solusi dimana mereka akan bekerja setelah ditutup.

“Kita akhirnya hanya bisa memberikan himbauan, melarang. Kalau masalah lokalisasi, karena ada perintah atasan untuk menutup maka kita tutup. Selanjutnya setiap hari dilakukan operasi”, ungkapnya. DIN

Advertisement