PKL Artagama Lumajang Terbengkalai
Ekonomi Politik & Pemerintahan

PKL Artagama Lumajang Terbengkalai

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Stan milik Pedagang Kaki Lima (PKL) Artagama yang berada di Jl. Gajah Mada (utara Stadion Semeru barat) atau dekat Hutan Kota, cukup memprihatinkan dan seperti dibiarkan begitu saja. Lokasi PKL Artagama merupakan peninggalan mantan Bupati Sjahrazad Masdar (Allahumma Yarhumhu) untuk PKL yang dipindah dari Alun – Alun, beberapa tahun lalu.

Pantauan media ini, beberapa stan PKL di dalam kosong dan kotor, bahkan sudah banyak yang keropos. Yang ada hanya beberapa stan di bagian depan terlihat masih bertahan. Itu pun pemiliknya baru, bukan PKL pindahan dari Alun-Alun. Satu sisi penghuni Artagama di dalam kosong, di sisi lain, para PKL memadati trotoar-trotoar di sepanjang Jl. Gajah Mada, termasuk di depan Stadion Semeru.

Stan yang diberikan kepada PKL pindahan Alun-Alun tersebut kini ada yang disewakan oleh pemilik awal, bahkan sudah ada yang diperjual belikan. “Punya saya di dalam Mas. Tapi saya nyewa stan lain di bagian depan ini”, kata salah seorang pemilik stan PKL Artagama, saat ngobrol dengan PedomanIndonesia.com.

Dia menceritakan, stan-stan ini sudah banyak yang dipindah tangankan kepada orang lain alias dijual, meskipun lahannya milik pemkab dengan sistem Hak Guna Pakai.

“Yang itu mau dioper, kalau Mas mau. Ini memang Hak Guna Pakai tapi bisa dijual dan sah. Malah dengan surat itu (HGP) kita bisa ambil uang di bank, kok”, ungkapnya meyakinkan. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang, ketika hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat karena ada kegiatan di luar. Sementara itu, Basuni, Kepala Pol PP tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, PKL Artagama dan PKL di trotoar-trotoar dekat Stadion Semeru sudah masuk ranah Dinas Perdagangan. DIN

Advertisement