Bangunan di Sepanjang Embong Kembar Terancam Dikepras, PKL Siap-Siap Hengkang
Politik & Pemerintahan

Bangunan di Sepanjang Embong Kembar Terancam Dikepras, PKL Siap-Siap Hengkang

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Sejumlah pasukan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dishub, dan aparat kepolisian dan anggota TNI, terlihat berjaga-jaga dalam sosialisasi terhadap para PKL (Pedagang Kaki Lima) dan pemilik toko-toko di Embong Kembar, Jl. Gubernur Suryo, Kelurahan Tompokersan, Kota Lumajang, Jawa Timur.

Bersama beberapa anggota Pol PP lainnya, Fira mendatangi satu persatu pemilik stand PKL. Dia menjelaskan, pihak pemkab akan melakukan pelebaran jalan di sepanjang Embong Kembar ini.

Petugas terlihat sedang memasang patok Rumija di toko – toko Embong Kembar.

“Bu, kami dari Pol PP mau menginformasikan pemerintah akan menata Embong Kembar agar terlihat rapi. Oleh karena itu, nanti warung ibu akan kenak pelebaran jalan. Kalau warungnya nanti mau dimundurkan harus rapi dan bersih”, ujarnya lalu menyodorkan surat sosialisasi kepada seluruh PKL.

Dia juga menyampaikan, Embong Kembar akan dijadikan ruang hijau dan taman indah. Oleh karena itu perlu ditata rapi agar menarik dan sejuk.

Pantauan media ini, sejumlah petugas dari Dinas PU Lumajang, melakukan pengukuran jalan di sepanjang Embong Kembar. Setelah diikur, mereka langsung menancapkan patok Rumija (ruang milik jalan).

Hampir seluruh bangunan (toko-toko) di sebelah utara jalan terancam dikepras karena memakan bahu Rumija. Mereka diminta merapikan sendiri bangunan yang memakan bahu jalan sebelum dikepras.

Fira, anggota Pol PP perempuan saat mendatangi para PKL.

 

“Enggeh, Pak. Biar nanti tak kepras sendiri”, ujar salah seorang pemilik toko saat berbincang bincang dengan petugas Pol PP, Dinas PU, dan Dishub.

Mereka menyadari kalau toko bangunan yang mereka dirikan melebihi Rumija.
Informasi lain dari masyarakat sekitar, di samping terlihat kotor, Embong Kembar kerap kali jadi tempat tidak senonoh. Lebih-lebih pada malam hari. DIN

Advertisement