!-- Header -->
Advertisement
PNS Bisa Menjadi Penjabat Kades
Politik & Pemerintahan Suara Desa

PNS Bisa Menjadi Penjabat Kades

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com– Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rabu (14/7), menggelar rapat pertama dalam rangka persiapan pilkades serentak di 8 desa di Lumajang (baca : Lumajang Segera Gelar Pilkades Serentak di 8 Desa).

 

Beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Lumajang, diundang. Antara lain ; Pengadilan Negeri, Kemenag, Bakesbangpol, Dispenbduk Capil, dan Bagian Hukum.

 

Patria, Kepala DPMD Pemkab Lumajang, melalui Aksan Inam (Kasi Pemberdayaan), menyatakan, jika dalam pendaftaran pertama dan kedua tidak ada yang mendaftarkan diri sebagai kades atau tidak memenuhi aturan minimal 2 pendaftar, maka posisi kades diisi oleh Penjabat (Pj) dari unsur PNS.

 

“Penguman pertama dibuka selama 9 hari. Habis itu ada penyaringan, klarifikasi selama 20 hari. Kalo tahap klarifikasi tidak ada yang memenuhi syarat pencalonan atau calonnya tidak sampai 2 orang, maka dibuka lagi lalu disaring lagi selama 20 hari,” ungkpnya.

 

Jika ternyata tidak menghasilkan minimal 2 calon maka diikutkan pada pilkades serentak berikutnya dan selama belum ada kades definitif maka posisi kades diisi dari unsur PNS. Namanya Penjabat atau Pj.

 

“Pengisian Pj Kades dari unsur PNS sesuai dengan perda No. 1 Tahun 2015. Dulu bisa dari unsur PNS, tokoh masyakarat atau perangkat desa sesuai Perda 24 Tahun 2006 yang sudah dicabut,” katanya. SYAM