!-- Header -->
Advertisement
Politik & Pemerintahan

Ada Pejabat Lumajang Ragukan WTP

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima Pemkab Lumajang dari Pemerintah Pusat untuk ketiga kalinya, membuat Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M.Ag bangga. Apalagi, tidak semua kabupaten di Indonesia menerima predikat WTP.

 

“Ini menunjukkan bahwa pemerintahan di sini tertib dalam hal pengelolaan keuangannya dan pemerintahannya bersih,” ungkapnya, Senin (19/7).
Meskipun demikian, masih ada yang tidak percaya dan menyangsikan Pemkab Lumajang menerima WTP. Parahnya, yang meragukan itu pejabat pemkab sendiri. Sayangnya Bupati As’at tidak menyebut siapa pejabat yang dimaksud.

 

“Saat menerima WTP di internal pejabat pemkab sendiri ada yang meragukan. Jangankan wartawan, pejabat di lingkungan Pemkab ada yang masih meragukan dengan melontarkan kata “mosok Lumajang dapat opini WTP”. Makanya saya mutasi,” paparnya.

 

Bupati yang mengaku berlatar belakang guru ini, memiliki semangat dan kerja keras sehingga berkali-kali memperoleh penghargaan dan opini WTP. “Dan Ahamdulillah kita lebih unggul dari Bupati Banyuwangi,” ungkapnya bangga.

 

Dikatakan, WTP adalah hasil pemeriksaan akuntan eksteral atas laporan keuangan pemerintahan daerah.

 

“Kita ini tunduk pada 2 hal dalam laporan keuangan, yakni Standar Profesional Akutansi Publik (SPAP) dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP),” katanya. DIN