!-- Header -->
AJB Bumiputera Janji Lagi, Buntut Kasus Dana Nasabah Tak Cair
Ekonomi Peristiwa

AJB Bumiputera Janji Lagi, Buntut Kasus Dana Nasabah Tak Cair

LUMAJANG –  Kepala Cabang Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Lumajang, Rizal, menyampaikan,  pihak manajemen berusaha keras menyelesaikan pembayaran klaim nasabah yang tertunda. Dia menyatakan, tertundanya pembayaran ini karena ada restrukturisasi pengurus di pusat yang kini berada di ranah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami menunggu ada kepemimpinan yang baru. Informasinya tanggal 20 Desember 2019 ini baru ada direktur baru di internal Bumiputera,” ujarnya kepada PedomanIndonesia.com dan sejumlah wartawan.

Pihak manajemen, ungkap Rizal, masih melakukan penghitungan dan jika ada Dirut yang baru, maka manajemen bisa melakukan penjualan aset milik Bumiputera. “Aset kita banyak. Tapi karena belum ada ada dirut yang baru, kita tidak berani melangkah”, papar yang baru sebulan sebagai Kepala Cabang AJB Bumiputera.

baca juga : https://www.pedomanindonesia.com/klaim-tak-cair-nasabah-ajb-bumi-putera-cemas/

Dia meminta nasabah tidak khawatir. Karena pihak Kantor Pusat AJB Bumiputera akan menjadwalkan ulang pembayaran klaim dengan waktu pasti. “Semua akan mendapatkan jadual pasti. Setelah ini tidak ada penjadulan ulang. Di sini dapat kepastian 100 persen,” tandasnya.

Dikatakan, waktu pembayaran klaim antar satu nasabah dengan nasabah lain dibedakan. Pihak manajemen AJB Bumiputera membatasi jumlah dana yang dikeluarkan per harinya agar arus kas (cash flow) perusahaan tetap terjaga.

“Kuotanya kita batasi berdasarkan jatuh tempo atau habis kontrak. Polis beasiswa dan meninggal dunia kita dahulukan. Kalau penebusan dan pembatalan polis kita pending dulu,” ujarnya. Mantan Kepala Cabang Probolinggo  menyatakan, kegelisahan ini terjadi juga karena tidak ada kegiatan pada tahun 2018 lalu/ non aktif akibat restrukturisasi.

baca juga : https://www.pedomanindonesia.com/nasabah-geruduk-kantor-ajb-bumi-putera-lumajang/ 

Statmen Rizal tersebut diharapkan benar-benar direalisasikan, bukan hanya janji janji manis terhadap para nasabah, “Para nasabah berkehendak meminta dananya cair sesuai dengan jadual jatuh tempo. Saya ini sudah sejak awal tahun menunggu kepastian pencairannya, tapi tak kunjung datang. Bahkan beberapa kali ganti Kepala Cabang tak kunjung cair,” imbuhnya. DIN

Post Comment