Advertisement
!-- Header -->
Peristiwa

Aksi Tolak Tambak Pesisir Paseban

Advertisement

JEMBER – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang tergabung dalam aliansi masyarakat, menggelar aksi demo di depan gedung Pemkab Jember, Jawa Timur, menolak segala aktivitas yang merusak lingkungan tanah kawasan pesisir tanah Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Selasa (12/10/2021).

Dyno Suryandoni, korlap aksi, menyampaikan, ini merupakan aksi tindak lanjut pada hari tani 29 September 2021. Karena, dari pihak bupati tidak merespon, maka hari ini aksi kembali digelar.

AKSI TOLAK TAMBAK : GMNI Bersama Masyarakat Tolak Tambak Segala Aktivitas Tanah Pesisir Kawasan Paseban. RED

“Bahwa GMNI bersama warga Paseban menolak pertambangan dan pertambakan aktivitas lainnya yang berpotensi merusak lingkungan di kawasan pesisir Paseban,” kata Dyno.

Dyno menyampaikan, penolak tambang pasir dan tambak di pesisir Paseban meminta Bupati Jember berkirim surat ke Kementerian ESDM RI untuk melakukan peninjauan kembali dan membatalkan Izin Usaha Produksi (IUP).

“Penolak tambang dan tambak Paseban GMNI dan masyarakat Jember ini juga menolak aktivitas tambak di pesisir pantai Paseban, sebab berpotensi merusak lingkungan,”kata Dyno.

Wakil Bupati Jember, Muhammad Firjaun Barlaman, menyampaikan ingin menata potensi wilayah pesisir selatan agar bisa optimal dan dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan.

Wabup sempat melakukan kunjungan dalam rangka meninjau untuk menertibkan boleh tidaknya pertambakan atau tambang di pesisir pantai Kepanjen Kecamatan Gumukmas.

“Kita memberi waktu, kesempatan kepada petambak sampai akhir satu kali panen. Nanti, setelah panen tidak melakukan aktivitas tambak dulu.  Harus memenuhi regulasi yang ada,” paparnya. RED

Post Comment