!-- Header -->
Lumajang Peristiwa Politik & Pemerintahan

Aliansi Lumajang Bergerak : Omnibus Law, Tolak….!!!!

LUMAJANG – Sekitar seribuan lebih aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lumajang Bergerak Tolak Omnibus Law, Kamis, 8 Oktober 2020, melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Lumajang, Jawa Timur.

Terlihat aparat kepolisian sudah bersiap-siap di dalam Gedung Dewan sejak pagi. Bahkan mereka sudah dibriefing untuk menghadapi para demonstran. Di lokasi aksi, tepatnya di depan gedung dewan, satu persatu panggilan dari demonstran  melakukan orasi.

Dalam orasinya mereka menyampaikan bahwa para wakil rakyat (DPR RI) dan pemerintah sudah melakukan penipuan terhadap rakyat dengan disahkannya Omnibus Law.

“DPR dan pemerintah sama-sama menjadi penghianat rakyat dengan disahkannya Omnibus Law!!”, teriak mereka.

AKSI DEMO : Aliansi Lumajang Bergerak Tolak Omnibus Law, saat menggelar aksi demonstrasi, di depan Gedung DPRD Lumajang. RED

Mereka meneriakkan “hidup rakyat hidup mahasiswa”. Para demonstran juga menuntut agar Omnibus Law dicabut karena tidak berpihak kepada rakyat. “Hidup rakyat! Hidup mahasiswa. Hidup buruh!”, ujarnya.

Secara bergiliran perwakilan aliansi mengecam keras dengan disahkannya Omnibus Law oleh DPR RI. Di tengah-tengah orasi juga hadir Ketua DPRD Lumajang, Anang Akhmad Syaifudin dan Wakil Ketua DPRD, Bukasan.

“Kami merasa dizolimi oleh pemerintah dan dewan. Kita, aspirasi kita, aspirasi rakyat dan buruh tidak mereka dengarkan. Di sini kami bersama-sama menolak Omnibus Law. Tolak Omnibus Law!!! Hidup Buruh”, teriaknya.

Sekedar diketahui, Aliansi Lumajang Bergerak “Cabut Omnibus Law”, merupakan gabungan dari PMII, HMI,GMNI, IMM, BEM WIGA, BEM Syarifudin, BEM Unilu, BEM STAIBU, Lumajang Progresif, Lumajang Feminist, KP2KL, Perpustakaan Jalanan, Aliansi Siswa, dan Ikatan Mahasiswa Lumajang (IML).

Hingga berita ini diturunkan, aksi demonstrasi masih terus berlangsung dengan tertib. DIN

Post Comment