!-- Header -->
Advertisement
Bacalon Sekda Lumajang Uji Kesehatan Rohani
Politik & Pemerintahan

Bacalon Sekda Lumajang Uji Kesehatan Rohani

LUMAJANG, PEDOMANINDO – Hingga kini, belum ada yang mendaftarkan diri untuk Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupten Lumajang. Padahal, lowongan sekda ini sudah mulai dibuka sejak beberapa waktu yang lalu (sebelum lebaran).

“Sampai sekarang tanggal 6 Juli 2017 belum ada yang mendaftarkan diri. Rupanya mereka masih mengurus segala persyaratan administrasi pendaftaran,” ujar Plt Sekda, Nur Wakid, di ruang kerjanya, Kamis (6/7) siang.

Persyaratan administrasi yang dimaksud antara lain ; ijasah, surat keterangan kesehatan dari dokter, uji keterangan dokter yang menyatakan sehat jasmani dan rohani (sehat kejiwaan), dan persyaratan lainnya.

“Untuk uji kesehatan kejiwaan misalnya, harus ke rumah sakit yang ada poliklinik kejiwaannya. Jadi mereka yang mau mendaftarkan diri masih ngurus itu,” ungkap Wakid, panggilannya.

Dia menyatakan, meskipun pendaftaran akan ditutup tanggal 13 Juli mendatang dia yakin pasti ada yang mendaftar.

“Sudah ada beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Lumajang yang ijin ke saya untuk ikut uji kejiwaan,” ujarnya.

Sayangnya, Wakid tidak menyebutkan nama-nama pejabat yang dimaksud. Tapi yang jelas menurutnya, para pejabat tersebut sudah memenuhi semua persyaratan pencalonan, misalnya usia, kepangkatan, pernah menduduki eselon 2 sebanyak dua kali atau satu kali menduduki eselon tapi lamanya 5 tahun, dan persyaratan-persyaratan lainnya.

Perlu diketahui, setelah ditinggalkan Drs. Masudi, M.Si pada bulan Juli 2017, posisi Sekda Lumajang kosong. Sambil nenunggu pengganti Masudi, maka jabatan Plt dipegang oleh Nur Wakid. Nur Wakid sendiri masih menjadi kepala BKD.

Sementara Masudi kini dipercaya menjadi Ketua Panitia Seleksi (Pansel) penjaringan Sekda Lumajang. SYAM