Advertisement
!-- Header -->
Hukum Lumajang Peristiwa

Beraksi di 21 TKP Resedivis Curanmor Ditangkap

Advertisement

LUMAJANG – Pelaku pencurian sepeda motor berinisial ‘F’ (34), asal Kecamatan Tempeh, Lumajang, ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal dan Tim Khusus Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur.

Dia melakukan aksi jahatnya beberapa hari kemarin, di depan sebuah Cafe di Jalan Juanda Kecamatan Kota Lumajang. Dia tidak menyadari aksinya terekam kamera pengintai CCTV.

Unit Resmob Satreskrim Polres Lumajang berkolaborasi dengan Timsus kemudian mencari pria yang ciri – ciri fisiknya sudah dikantongi.

Penyelidikan semakin mengarah, ditambah informasi dari ungkap Polresta Probolinggo atas aksi yang sama seorang pelaku inisial ‘H’,  memberikan pengakuan bahwa sebelumnya dia pernah bersama – sama ‘F’ melakukan aksi di Desa Besuk,  Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H,  mengatakan ‘F’ diamankan di kediamannya Selasa (18/2022) malam. Pelaku terpaksa ditindak tegas terukur karena melawan dan membahayakan petugas.

Di hadapan penyidik, ‘F’ mengakui perbuatannya. Dia tidak menyangka di kawasan  tempat dia beraksi, ada kamera CCTV yang merekam aksinya. Kini dia harus meringkuk kembali di tahanan Mapolres Lumajang, untuk menjalani hukuman.

“Saat beraksi, ‘F’ bersama rekannya berboncengan melintas di Jalan Juanda, Kecamatan Kota Lumajang. Di sana mereka melihat sepeda motor parkir di pinggir jalan dengan posisi yang dianggap aman ‘disikat’.

Si pelaku ‘F’ ini turun dari  sepeda motornya, sementara rekannya menunggu di posisi motor yang merupakan sarana dalam aksi. Dengan cepat si ‘F’ mengeluarkan kunci T dan merusak lubang kunci motor sasaran lalu menyalakan dan membawanya kabur diikuti rekannya ke arah utara,” kata Kapolres, Jum’at (15/7/2022) .

Di waktu yang sama, rekan ‘F’ menelpon seseorang dengan maksud menjual motor hasil curiannya. Mereka bertemu di kawasan sektor utara Kabupaten Lumajang.

Kepada penyidik ‘F’ mengaku atau hasil curiannya itu laku Rp. 4 juta. AKBP Dewa menegaskan, rekan ‘F’ saat beraksi dan seseorang yang membeli motor tersebut, diburu dan ditetapkan sebagai DPO.

Pelaku  ‘F’ terancam hukuman 7 tahun penjara. Catatan kepolisian, tersangka ‘F’ merupakan residivis pencurian disertai pemberatan. Dia mengaku sudah sudah lima kali melakukan aksi kejahatan, (curanmor sebanyak dua kali dan tiga kali menjambret).

Kini ‘F’ diamankan bersama barang bukti berupa motor yang digunakan untuk beraksi, dan rekaman CCTV. Sementara motor secara keseluruhan masih dalam tahapan inventarisir.

Berikut diakui, jika dirinya sudah beraksi di 21 TKP.

Kapolres Lumajang mengimbau kepada masyarakat agar hati – hati dan waspada saat memarkir kendaraannya. Letakkan di tempat yang aman dan pastikan kunci ganda.

“Saya warning kepada siapapun yang melakukan tindakan pidana seperti curanmor. Di Kabupaten Lumajang sudah terpasang banyak CCTV, baik yang terlihat di setiap perempatan jalan, di setiap persimpangan jalan, dan kawasan – kawasan yang kategori rawan kriminal. Ditambah lagi milik warga. Jangan sampai anda terekam dengan perbuatannya yang melawan hukum,” tukasnya.

Kapolres mempersilahkan masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motornya mendatangi Polres Lumajang. Jika cocok dengan surat – surat kepemilikan, akan diberikan secara gratis. PUT-KOM/ RED

Post Comment