!-- Header -->
Advertisement
BPK Akan Turun Periksa Penggunaan Dana Desa
Suara Desa

BPK Akan Turun Periksa Penggunaan Dana Desa

MADURA, PEDOMANINDO.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam waktu dekat akan turun ke desa-desa, mengawasi langsung penggunaan dana desa.

“Sudah ada tim untuk memeriksa penggunaan dana desa. BPK ini kan verifikator. Sebagai alat negara, harus bisa memastikan bahwa keuangan negara betul-betul digunakan untuk kepentingan rakyat,” kata anggota BPK RI, Achsanul Qosasi.

“Pemeriksaan BPK sekarang ini akan lebih komprehensif. terkait dana desa” ujar AQ, sapaan akrab Achsanul Qosasi.

Menurutnya, anggaran dana desa yang mencapai trilyunan rupiah, tidak boleh lepas dari pemeriksaan BPK. Pihaknya tidak ingin masyarakat desa hanya jadi  penonton tanpa merasakan manfaat dari dana desa.

“Justru harusnya para kepala desa merasa terbantu dengan pemeriksaan BPK. Karena apabila dana desa dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu, pasti akan ketahuan. Transparansi itu memang penting,” Ucapnya.

APBN mengolakasikan dana desa dengan jumlah yang cukup fantastis. Anggaran dana desa tersebut setiap tahun mengalami kenaikan. Pada tahun 2015, dana desa sebesar Rp 21,7 trilliun, pada 2016 Rp 46,9 trilyun, pada 2017 sebesar Rp 60 trilyun dan dipastikan di tahun 2018 juga mengalami kenaikan.

“Pemeriksaan ke tingkat desa memang baru tahun ini akan dilakukan oleh tim khusus. BPK ingin melihat kesiapan kepala desa sampai dimana menggunakan uang rakyat/ dana desa,” ucap AQ. DIN