!-- Header -->
Komunitas Lumajang

Bungkuslah Daging dengan Nonplastik

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengajak masyarakat menggunakan wadah non plastik untuk membungkus daging hewan qurban.

Bahwa penggunaan wadah non plastik (seperti besek bambu atau daun jati) sebagai tempat daging hewan kurban, bertujuan mengurangi sampah plastik. Seperti amanat Peraturan Bupati Lumajang Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai.

“Besek ini pengganti plastik. Untuk itu, saya imbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan bungkus dari plastik, sehingga tidak ada sampah dari plastik yang bisa mengganggu lingkungan,” ujarnya saat beraudiensi dengan Perwakilan Pengrajin Besek Bambu Kecamatan Ranuyoso, di Rumah Dinas Graha Nararya Kirana Lumajang, Rabu (29 Juni 2020).

Selain dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, penggunaan besek dinilai dapat menghidupkan perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Besek bambu yang dibeli nanti merupakan hasil karya “emak-emak” penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Ranuyoso.

EMAK-EMAK : Para penerima PKH Desa Ranuyoso, saat bertemu Bunda Indah. Foto kiri B: hasil Emak-emak PKH. Red

“Saya senang kalau ibu – ibu bisa bekerja Apalagi bisa bekerja dari rumahnya sambil mengurus rumah tangga. Bisa menambah pendapatan dari rumah. Artinya, ibu-ibu turut serta memperkuat ketahanan keluarga,” ungkapnya.

Pendamping PKH Desa Ranuyoso, Djohari Irianto, menyampaikan, menjelang idul adhal, pesanan besek bambu ke para penerima PKH di Desa Ranuyoso sekitar 3.000 besek bambu. Namun, sebagian terpaksa ditolak karena keterbatasan tenaga.

“Pesanan kita overload. Kita mendapat pesanan sampai 3.000 lebih. Karena tenaga yang kurang, kita hanya sanggup menerima sekitar seribuan besek,” ungkapnya. RED

Post Comment