!-- Header -->
Politik & Pemerintahan

Bupati Minta Pelototi Anggaran di DPU_PKP

Advertisement

PONOROGO— Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko usai memimpin rapat mengajak DPUPKP untuk ‘memelototi’ setiap anggaran pada pekerjaan ke-PU-an yang perlu dilaksanakan. Prioritas Penggunaan dana pinjaman PEN menjadi prioritas pembahasan.

Menurut bupati, pembahasan anggaran ke_PU_an ini penting agar rencana pembangunan jalan di 51 titik tersebut bisa segera terwujud.
“Kita bersyukur prosesnya berjalan lancar. Sekarang tinggal Amdal dan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) maka akan segera bisa kita laksanakan pembangunannya,” jelasnya.

Hadirnya dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp155 miliar, untuk pembangunan infrastruktur jalan, sangat bermanfaat. Diperkirakan anggaran sebesar itu bisa membangun jalan dengan panjang mencapai 150 kilometer di 51 titik yang telah ditentukan.

Hal ini terungkap dalam paparan Kepala Dinas DPUPKP dalam Rapat Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo di hadapan Bupati Ponorogo, Kamis di Ruang Bantarangin, Gedung Graha Krida Praja, (20/01/2022).

“Panjang jalan ini meningkat dari rencana yang disodorkan ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI Persero) sebagai kreditor. Yaitu sepanjang 107 kilometer, sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK). Sekarang jadi 150 kilometer,” papar kepala DPUPKP Kabupaten Ponorogo, Hanry Indra Wardhana usai rapat.

Dijelaskannya, peningkatan panjang jalan ini muncul setelah DPUPKP melakukan penghitungan secara rinci dalam rangka pembuatan Detail Engineering Design (DED). Artinya, kata Henry, bukan ‘dijembreng’ tapi karena memang dananya cukup untuk membuat jalan sepanjang 150 km.

Meski ada hasil yang lebih panjang, kualitas jalan yang dibangun tidak diturunkan. Sebab penambahan panjang ini muncul dari perhitungan yang lebih teliti. Sehingga ketebalan dan kekuatan jalan yang dibangun sama dengan yang telah direncanakan.

Bila tanpa kendala, pada Maret mendatang dijadwalkan lelang untuk pekerjaan pembangunan jalan di 51 titik tersebut akan bisa dilakukan. Diprediksi, pada Juni mendatang seluruh jalan sudah tuntas pembangunannya.

“Saat ini berbagai uji sedang dilakukan, termasuk ada Amdal (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan),” kata Henry. (Ddn// Sumber data Diskominfo)

Post Comment