!-- Header -->
Komunitas Lumajang

Ciptakan Kesadaran Hukum, Grup Sadarkum Hadir Untuk Lumajang Bermartabat

LUMAJANG – Grup masyarakat Sadar Hukum (Sadarkum) Kabupaten Lumajang, Sabtu (4 Juli 2020) siang, menggelar pertemuan perdana, di Rumah Makan BMW Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

Ada beberapa poin pembahasan dalam pertemuan langsung (faca to face) tersebut. Beberapa di antaranya masalah Sadarkum, pembentukan koperasi yang benar-benar koperasi, dan persiapan Road Show Sadarkum.

Ketua Grup WA Sadarkum, Abdul Rochim, SH, dalam sambutannya, menyampaikan, sesuai dengan tujuan awal, Grup Sadarkum berdiri untuk mengajak masyarakat (khsusnya anggotanya) untuk ber kesadaran hukum dan melaksanakannya sesuai hukum yang berlaku.

“Ini keseriusan kita mewujudkan beberapa keinginan bersama dalam bentuk kegiatan bermanfaat bagi masyarakat, terutama kesadaran taat pada hukum. Ini pertemuan perdana. Bermula dari Grup WA Sadarkum, akhirnya kita wujudkan dalam pertemuan tatap muka langsung. Meskipun sebelumnya, kita sudah bertemu tapi lewat Grup WhatsApp”, ujarnya usai acara.

Menurutnya, pertemuan perdana Grup Sadarkum Lumajang merupakan pertemuan yang luar biasa. Pasalnya, dari beberapa sahabat Grup Sadarkum yang menyatakan hadir saat mengisi absensi visa WA, ternyata semuanya hadir.

Dikatakan, agenda yang sudah dibahas adalah giat belajar hukum dalam bentuk Road Show. Dalam Road Show ini nantinya dibentuk kepengurusan, yang anggotanya berasal dari para sahabat Grup Sadarkum sendiri. “Soal jadual kemana dan kapan dilaksanakan, kita rapatkan lagi. Jadi, tinggal lebih dimatangkan lagi langsung action,” tukas pria yang punya hobby olah raga Futsal ini.

Selain itu, kata Rochim-panggilan karibnya-pertemuan Grup Sadarkum juga mengupas tuntas soal koperasi di Lumajang yang banyak bermasalah serta rencana dibentuknya Koperasi Grup Sadarkum.

“Sudah kita bahas tuntas soal koperasi yang akan kita dirikan. Bahkan, ada sahabat kita dari Dinas Koperasi Lumajang (Tri Wicaksono Jati Pamungkas, SE, Red),¬† memberikan¬† sumbangsih pemikiran panjang lebar soal pendirian koperasi. Kita ingin benar-benar menjadi koperasi sebagaimana amanah undang-undang, bukan koperasi abal-abal. Harapannya kedepan, Koperasi Grup Sadarkum menjadi salah satu contoh koperasi yang baik dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah hukum tentang perkoperasian,” paparnya.

Dia juga menyampaikan, selain action keluar berupa kegiatan penyadaran hukum dan pembentukan koperasi, pihaknya akan menata organisasi/ perkumpulan ini agar lebih rapi dan profesional. Untuk sementara, Ketua Grup WA Sadarkum masih dipegang oleh Rochim.

“Ketua grup WA Sadarkum saya. Status saya Ketua Grup WA Sadarkum. Tapi bukan berarti sebagai ketua dari unit-unit itu. Kemudian, terkait dengan unit-unit usaha yang akan dikelola atau dibentuk, bisa dibicarakan lebih lanjut. Sekarang masih pembentukan panitia khusus Road Show Sadarkum. Nanti koperasi juga akan dibentuk penanggung jawabnya siapa dan seterusnya. Perlahan-lahan, struktur organisasi kita benahi. Kita sempurnakan sebagaimana mestinya. Kita matangkan dan kemudian melakukan langkah-langkah taktis dan berkesinambungan untuk Lumajang bermartabat”, jlentrehnya.

Pertemuan tersebut sempat memunculkan diskusi hangat seputar Lumajang, akhir-akhir ini. Mulai dari masalah ‘silang singkarutnya’ persoalan pasir, masih maraknya koperasi abal-abal dan ketidak jelasan penyelesaiannya, maraknya kembali begal dan aksi kejahatan lainnya, masalah pengangguran, dan berbagai persoalan lain yang masih ‘menyelimuti’ Lumajang.

“Diskusinya mengalir. Hangat. Menegangkan tapi penuh canda tawa. Serius tapi santai. Ada banyak persoalan yang butuh diselesaikan secara bersama-sama. Kami, Grup Sadarkum akan terus peduli dengan dinamika yang berkembang di masyarakat. Banyak sekali masukan-masukan yang perlu disikapi. Tetapi masukan-masukan itu perlu pematangan. Dipetakan. Dibicarakan lebih komprehensif dan data-data pendukung. Intinya, kita mengingingkan seluruh pihak memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Siapapun itu. Apakah pejabat atau rakyat sehingga Lumajang hebat bermartabat.”, tukasnya dengan mimik serius.

BERGERAK : Grup Sadarkum Lumajang, saat menggelar pertemuan perdana. Siap bergerak demi terciptanya kesadaran hukum seluruh pihak. RED

Atas nama Grup Sadarkum, Rochim mengucapkan terima kasih kepada Owner BMW (Agus Seiawan Samco, SE) atas dukungannya dalam kegiatan ini. Atas partisipasinya, kegiatan ini berlangsung meriah, terarah, dan sesuai dengan tujuan awal. Sekedar diketahui, anggota Grup Sadarkum Lumajang ini beragam, lintas agama, lintas generasi.

“Tujuannya simple, terciptanya kesadaran hukum seluruh masyarakat Lumajang, termasuk pejabat dan aparat itu sendiri. Jika semunya memiliki kesadaran hukum, maka Lumajang akan aman dan pada akhirnya perekomian akan stabil. Masyarakatnya bakal sejahtera. Pemerintahannya hebat dan bermartabat. Sekarang masih belum hebat. Masih menuju hebat,” imbuh Samco, saat diberikan kesempatan berbicara. RED

Post Comment