!-- Header -->
Komunitas Lumajang Peristiwa Politik & Pemerintahan Suara Desa

CV. Duta Pasir Semeru Dilaporkan, Ini Alasannya

LUMAJANG – Puluhan masyarakat Sumberwuluh, Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendatangi Mapolres dan Kantor Pemkab Lumajang, pada Selasa (23 Februari 2021) sore.

Mereka melaporkan lewat surat resmi atas pembuatan TANGGUL PENGAMAN dalam rangka menghalau aliran banjir oleh CV. Duta Pasir Semeru ke Kapolres dan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Dalam suratnya mereka menyampaikan  kekhawatirannya atas pembuatan tanggul, khususnya warga Sumberwuluh. Tanggul yang dibuat oleh CV. Duta Pasir Semeru, menurut mereka, menyebabkan terjadinya penumpukan material lahar di lokasi tambang CV. Duta Pasir Semeru.

Dalam suratnya juga disampaikan, bahwa mereka sudah berusaha melarang pembuatan tanggul tersebut karena tidak sesuai dengan standar keselamatan warga sekitar. Setiap kali banjir akan terjadi luapan aliran banjir yang akan berdampak buruk kepada masyarakat Sumberwuluh.

Maka dari itu, atas nama warga
Sumberwuluh dan atas nama Paguyuban Manual Sumberwuluh Bersatu (MSB), melaporkan :

1. Pembuatan TANGGUL tidak sesuai standar keselamatan warga, sehingga menyebabkan meluapnya aliran banjir yang akan berdampak buruk dan
dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar dan warga Sumberwuluh.

2. Diduga adanya kepentingan tertentu dari CV. Duta pasir Semeru dalam memanfaatkan kesempatan pada pembuatan TANGGUL yang tanpa mempertimbangkan keselamatan warga sekitar dan masyarakat Sumberwuluh.

3. Adanya pembiaran atau persetujuan yang tanpa memikirkan jangka panjang dari
pihak-pihak terkait (pihak desa dan kecamatan) dalam pembuatan TANGGUL yang tidak
sesuai standar keselamatan warga.

PROTES : Warga Sumberwuluh Candipuro saat mendatangi Kantor Bupati dan Mapolres Lumajang. RED

Oleh karena itu kepada pihak yang berwenang yang dalam hal ini adalah penegak
hukum dari aparat kepolisian agar :

1. Memberikan sanksi tegas kepada pemilik CV. Duta Pasir Semeru karena telah secara
terang-terangan membuat TANGGUL yang menyebabkan meluapnya aliran air ketika
terjadi banjir, sehingga akan berdampak buruk kepada masyarakat Sumberwuluh.

2. Mencabut ijin operasional pada CV. Duta Pasir Semeru. Karena selama ini sangat
meresahkan masyarakat.

3. Memeriksa dan memberikan sanksi kepada oknum-oknum pemerintaah seperti
oknum kecamatan dan desa yang sengaja membiarkan pembuatan TANGGUL yang
tidak sesuai standar keselamatan masyarakat.

“Semoga laporan ini segera ditindaklanjuti dan segera diproses secara hukum yang
berlaku, agar kami sebagai warga Sumberwuluh diberikan ketenangan dan rasa aman dari bencana banjir”, kata salah seorang perwakilan warga Sumberwuluh

Awalnya, mereka hendak menemui Bupati terlebih dahulu. Namun, karena Bupati ada kegiatan, meraka akan ditemui pukul 15.00 WIB seusai asar. Sambil menunggu Bupati mereka menyampaikan suratnya ke Polres Lumajang. RED

Post Comment