!-- Header -->
Lumajang Pendidikan dan Agama

Dies Natalis ke-35, ITB WiGa Gelar Pekan Ilmiah

Advertisement
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE. MM (kiri) dan Ketua LLDIKTI Wilayah VII Prof Dr. Hj Dyah Sawitri, SE. MM (tengah) saat menjadi nara sumber ‘Sosialisasi Penilaian Angka Kredit ‘ dalam rangkaian Dies Natalis Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang ke-35. RED

LUMAJANG – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang, menggelar Pekan Ilmiah dalam rangka Dies Natalis Perguruan Tinggi ke -35. Pekan ilmiah berlangsung mulai dari 21 – 26 Nopember 2022. Menghadirkan tiga guru besar dari berbagai Perguruan tinggi di Indonesia.
Agenda pekan ilmiah ini adalah Indonesian Conference and Call Paper Pengabdian kepada Masyarakat ke 6 “Rise Together With Digital Based Creatice Economic”, dengan pemateri Dr. Arfan Ikhsan Lubis, SE.MM, Ketua Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) dan Dr. Muhammad Yamin Noch, SE, MSA (Ketua ADAI Papua), Sosialisasi Penilaian Angka Kredit dengan nara sumber Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE. MM dan Prof Dr Hj Dyah Sawitri, SE. MM- Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Seminar PKM dan Kewirausahaan Mahasiswa “Explore Potential & Increase Student Creativity To Be Campus Entrepreneurship” dengan nara sumber Prof. Dr. Hj. Rahmawati, MSi, Ak, serta Dr. Prihatin Assih, SE. MSi, Ak, CSRS dan Workshop Penelitian Kualitatif dan Publikasi ‘Good Research & Good Lecture’ dengan nara sumber Prof. Dr. Grahita Chandrarin, M.Si, Ak, CA dan Taufik Kurrohman, SE, MSA, Ak, CARA, DIA, CRFA, AAPB, PHD.

Rektor ITB Widya Gama Lumajang Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM, saat membuka Sosialisasi Penilaian Angka Kredit mengatakan pihaknya terus memacu seluruh Dosen yang ada untuk terus meningkatkan kompetensinya. “Sebagai dosen maka perlu untuk terus memacu meningkatkan kapasitas profesinya,’’ katanya, di Aula Semeru, kampus setempat, Rabu(23/11/2022).

Peningkatan ini dapat dilakukan dengan terus mengemban dan menunaikan Tri Darma Perguruan Tinggi.”Ada pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat,’’ tukasnya.

Kepala LLDIKTI VII, Prof. Dr. Hj. Dyah Sawitri, SE. MM, dalam sosialisasi penilaian angka kredit mengungkapkan, para dosen untuk terus meningkatkan kompetensinya. “Dosen merupakan profesi dan harus profesional”, katanya. Untuk itu, segala ketentuan yang ada harus dipenuhi.

“Ada Jabatan Fungsional Akademik yang perlu dipenuhi. Saat ini pengurusannya lebih mudah, beberapa tingkatan persyaratan sudah dipangkas,’’ katanya.
Ke depan, Dyah Sawitri mengharapkan semakin banyak perguruan tinggi yang memiliki guru besar. ‘’Semua dosen wajib bercita-cita menjadi guru besar,’’ imbuhnya . Hal ini menjadi penting, karena akan menjadi modal utama bagi pengembangan dunia pendidikan tinggi. RED

 

Post Comment