!-- Header -->
Kesehatan Komunitas Lumajang

DPW PPNI Jawa Timur Serahkan Donasi dan APD

LUMAJANG – Bertempat di Universitas Jember Kampus Lumajang, Pengurus DPW PPNI Provinsi Jawa Timur, Jum’at (22 Mei 2020), menyerahkan donasi, APD, santunan anggota terkonfirmasi, dan sertifikat MURI dalam rangka penanggulangan pandemi covid-19 kepada DPD PPNI Korwil VII (Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Lumajang, Dr. Suhari, A. Per. MM, mengawali sambutannya, menyampaikan rasa syukur karena ada perhatian dan kepedulian dari DPW PPNI Provinsi Jawa Timur atas masalah covid-19.

“Alhamdulillah. Kita ini termasuk kabupaten yang tinggi Covid 19. Empat orang perawat terkonfirmasi covid-19. Meskipun mereka tetap masih sehat. Kita harus tetap survive menghadapi covid-19 yang semakin meluas, khususnya di Jawa Timur”, ujarnya.

Sebelumnya, kata Suhari, pihaknya sudah pernah memberikan 800 APD ke puskesmas puskesmas dan rumah sakit sebelum ada bantun APD sesuai standar ini. “Saat itu, kita harus berbuat cepat sebagai langkah antisipatif covid-19. Makanya kita berikan APD biasa waktu itu. Alhamdulillah, sekarang dapat bantuan APD sesuai standar”, ungkapnya.

Sementar itu, Ketua Satgas Covid-19 DPW PPNI Jawa timur, Laksamana Pertama (Pur) Dr. Av Sri Suhardiningsih, S.Kp., M. Kes, dalam sambutannya, menyampaikan, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah dalam penanganan covid-19. Misalnya memberikan bantuan APD, membentuk Satgas Covid-19 dan kegiatan lain.

PPNI PEDULI : DPW PPNI Provinsi Jawa Timur, menyerahkan donasi dan APD kepada PPNI Korwil VII. RED

“Di Provinsi Jawa Timur saya yang ditunjuk sebagai Ketua Satgas. Dimana kegiatan kami adalah memonitor teman-teman perawat agar tetap aman dalam melaksanakan pelayanan di lapangan.  Kami selalu memonitor terhadap rekan-rekan perawat, baik yang menjadi PDP atau yang terkonfirmasi”, paparnya.

Dikatakan, pihaknya mempunyai grup Kepala Bidang Keperawatan seluruh Jawa Timur yang setiap saat melaporkan perawat yang terkonfirmasi pihak covid-19.  “Supaya kami juga ada perhatian untuk men-support para perawat yang terus berjuang dan melaksanakan tugas mulia hingga ada yang gugur”, paparnya.

Agar tidak ada kejadian lagi perawat meninggal dunia dan terkonfirmasi covid-19, maka perawat diminta berhati-hati dalam melaksanakan tugas mulianya.”Kami mohon, tolong hati-hati supaya tidak ada yang terkonfirmasi lagi. Itu yang kami harapkan”, tukasnya.

Disampaikan, PPNI harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat untuk tinggal di rumah saja. Menerapkan protokol yang sudah ditentukan pemerintah. Selalu menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun sesering mungkin serta jaga jarak.

“Inilah kelihatannya yang harus kita lakukan. Apalagi Jawa Timur, beberapa hari ini terakhir ini menjadi primadona. Menjadi yang paling tinggi covid-19 di Indonesia. Kemarin itu 500 orang lebih. Ya, karena tradisi masyarakat untuk lebaran, pergi ke pasar, masih melekat. Sebagai tenaga kesehatan, mari ikut membantu pemerintah mensosialisasikan pencegahan covid-19. Mengedukasi masyarakat supaya mereka waspada dan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.

Usai sambutan, acara dilanjutkan penyerahan donasi oleh DPW PPNI Provinsi Jawa Timur kepada para perwakilan DPD PPNI  Korwil XII. RED

 

Post Comment