!-- Header -->
Komunitas Lumajang Peristiwa

Dua Jam Setengah “Bertarung” dengan Ikan Gian Travely

LUMAJANG – Seekor ikan Gian Travely atau yang lebih dikenal dengan sebutan ikan Kue Gerong, berhasil ditangkap oleh Anggi, seorang pemancing profesional asal Perumahan Bumi Biting Indah, Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Jawa Timur, pada Jum’at, 22 Mei 2020, pukul 01.00 WIB.

Kepada media ini, Anggi menceritakan, dia berangkat dari Puger Jember dengan Kapiten Mahfud dkk, pada Sabtu, 23 Mei 2020, pukul 01.00 WIB. Dengan membaca bismillah dia berangkat dengan alat pancing yang sudah dipersiapkan dari rumah.

Dia tidak menyangka mendapatkan ikan seberat 20 kg dengan panjang 1,30 meter. Ceritanya, dia berangkat dari Puger Jember pukul 01.00 WIB dan sampai spot pager/ karang di pager pukul 03.30 pagi. ” Kemudian di situ kapiten kapal langsung menurunkan metal jig 250 gram. Saat itu, saya baru dua kali menurunkan metal langsung bisa meng hook up ikan Giant Travelly”, tutur Anggi.

Dipaparkan, pertarungannya melawank ikan ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam ( dua setengah jam) hingga ikan sampai di atas kapal. Awalnya, dari tarikannya Anggi merasakan ikan itu sejenis ikan hiu ekor panjang (treasure shark).

“Dilihat dari tarikannya atau dari cara memakan umpan, seperti ikan treasure shark.  Awalnya saya mengira itu ikan treasure shark. Karena hook up nya berat, tidak bergerak sama sekali. Tapi, ketika menggulung real pancing ikan ini langsung berlari ke bawah.  Itu sudah jelas, dari gaya tarikannya pasti ikan Giant Travely. Karena ada tarikan ke bawah”, ujar pria yang senang/ punya hobby mancing sejak kecil.

Untuk mendapatkan ikan seberat 20 kg dengan panjang 1,30 cm, Anggi harus bertarung dan berjuang melawan ikan selama 2,5 jam. “Terjadi tarik ukur selama kurang lebih dua setengah jam. Ikan akhirnya berhasil ditangkap hingga di atas kapal berkat kekompakan temen-temen dalam satu kapal. Ada yang membantu menaikkan ekornya, badannya”, paparnya.

TANGKAP IKAN : Anggi (kiri) bersama Dony, Pak RT 2 RW 11, saat memperlihatkan ikan hasil tangkapannya. RED

Ditanya apakah tidak khawatir pada saat tarik ulur dengan ikan besar, dia mengatakan, awalnya khawatir juga. Namun, karena semua kompak kekhawatiran itu hilang.

“Kawan-kawan bertiga yang ada di atas satu kapal kompak membantu. Berkat kekompakan tim angler, saya berhasil menangkap ikan besar ini. Jadi, kalau saya ke arah depan, teman-teman ke arah belakang untuk menyeimbangkan kapal. Apalagi saat itu angin cukup kencang,” ungkapnya.

Lokasi ikan yang ditangkap tersebut masuk Samudera Hindia, tepatnya di Karang Pager. Ikan hasil tangkapan tersebut sore tadi dibersihkan dan dibuat tasyakuran malam takbiran.

“Kita makan – makan bersama tetangga sekitar. Tasyakuran di malam Hari Raya Idul Fitri”, tuturnya. RED

Post Comment