Advertisement
!-- Header -->
Komunitas Lumajang

Dusun Biting Kutorenon Penuh Patung Orang-Orangan Ada Apa?

Advertisement

LUMAJANG – Tidak seperti biasanya, bila melintas di seputar Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Jawa Timur, terdapat pemandangan yang mengejutkan dan menarik.

Patung-patung mirip manusia mengenakan pakaian yang biasanya dipasang di sawah sawah untuk mengusir burung agar tidak memakan tanaman padi, kini dipasang di depan rumah-rumah penduduk, di tepi tepi jalan seputar dusun ini.

Patung orang-orangan tersebut ada yang mengenakan jarit plus penutup kepala/ kerudung, ada juga yang tidak (patung jenis kelamin laki laki), sedangkan patung jenis kelamin laki-laki mengenakan kopiah, baju dan kopiah. Ada juga yang patung yang mengenakan hem dan celana panjang.

Menurut cerita dari mulut ke mulut di dusun ini, beberapa terakhir ini menjelang malam, ada orang yang ketuk-ketuk pintu rumah warga, namun setelah dilihat tidak orang di luar.

BISA USIR PENYAKIT? : Ini patung orang-orangan yang dipasang warga Dusun Biting, Kutorenon Sukodono, Lumajang. Harapannya, bahkan ada  keyakinan ini bisa mengusir berbagai penyakit yang melanda negeri ini. Benarkah? RED

Menurut mereka, berbagai ikhtiar seperti membaca Shalawat Burdah, doa mereka lakukan. Namun, karena penyakit yang melanda bangsa ini dianggap penyakit kayak jaman dulu (pagebluk), maka mereka berikhtiar dengan cara lain, yakni memasang patung orang-orangan di depan rumah-rumah mereka.

Harapannya, dengan memasang patung orang-orangan ini segala penyakit (corona, pagebluk, ta’un, dll) tidak berani lagi mengganggu manusia/ masyarakat sekitar. Benarkah?

Informasi lain, di Perumahan Biting Barat juga sudah ada yang memasang patung orang-orangan. Pun di Ranuyoso, kabarnya tiba-tiba ada ketukan pintu rumah namun setelah dibuka dilihat dari jendelanya tidak ada orang. RED

Post Comment