!-- Header -->
Elok Mati Muda Meninggalkan Balita
Kesehatan Peristiwa

Elok Mati Muda Meninggalkan Balita

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.com – Setelah sekitar 6 bulan lebih berperang dengan penyakitnya, Elok Surya Tanjung (22), warga di Klapan Kelurahan Jogotrunan, (timurnya SD Al Ikhlas Lumajang), Kota Lumajang, Jawa Timur, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang, Rabu (24/11) pukul 22.00 WIB.

Dia dirawat di rumah sakit selama 3 hari, Kamar Melati. Informasi yang berhasil dihimpun, hasil diagnosanya Elok menderita penyakit infeksi paru-paru sebelah kiri.

“Iya betul, kata dokter hasil diagnosanya begitu”, kata Ubaydillah, Pengurus Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Lumajang yang mendampingi Elok sejak proses pengurusan KTP dan KK untuk mendapatkan BPJS hingga perawatan di puskesmas dan RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Alif (digendong) butuh kepedulian kita.

Sekedar mengingatkan, selama menderita sakit, dia hanya bisa berobat ke puskesmas. Untuk berobat ke rumah sakit terkendala biaya.

“Mau berobat ke rumah sakit terkendala biaya. Waktu mau ngurus SKTM untuk mendapatkan BPJS terkendala KTP dan KK karena dia sudah pindah ke Brebes Jawa Tengah, ikut suaminya,” ujar salah seorang perempuan muda yang mengaku masih sanak familinya, Jum’at lalu.

Parahnya, di saat menderita sakit parah, suaminya menghilang tanpa jejak. Dia pun pasrah menahan rasa sakit hingga akhirnya meninggal dunia di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Elok ( Allahumma yarhamha) memiliki seorang anak yang masih berusia 12 bulan (1 tahun). Namanya Alif.

Kini Alif hidup bersama kakek dan neneknya. Hidup Alif penuh ketidak jelasan, terutama masa depannya. Neneknya sakit-sakitan, sedangkan kakeknya hanya penjual es tong tong.

Elok saat masih hidup dan sehat

Sebagai bentuk kepedulian terhadap alm. Elok, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lumajang sejak awal bergerak mengurus KTP, KK, dan BPJS nya hingga mengawal dan mendampingi ke rumah sakit dr. Haryoto. Sayangnya, takdir berkata lain. Nyawa Elok tak tertolong lagi. Kini siapa lagi yang peduli pada masa depan Ali?. SYAM