!-- Header -->
Ekonomi Lumajang Peristiwa

Harga Tembakau Naik Petani Bisa Tersenyum

Advertisement


LUMAJANG – Petani tembakau di Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang Optimis akan mendapat hasil panen tembakau berkualitas bagus dan terjual dengan harga cukup lumayan naik.

Seorang petani asal Dusun Kebonsari Desa Yosowilangun kidul, Jumantak, berharap, dengan kenaikan tembakau saat ini tetap bertahan.

Berdasarkan pengalaman di tahun tahun sebelumnya, harga tembakau menurun. Untuk tahun ini ada peningkatan dan kenaikan harga. Yang menjadi keluhan petani sendiri adalah pupuk. Kadang sulit didapat dan penyakit Lengger/ Layu. “Itu susah diatasi sampai saat ini masih belum bisa cara bagaimana untuk bisa mengatasi penyakit tersebut,” paparnya.

Sampai saat ini hujan masih mengguyur. Padahal harapan petani pada saat memasuki bulan Oktober seperti ini mulai panas, dan intensitas hujan mulai sedikit. Ternyata sebaliknya,” ujarnya .

Para petani berharap kualitas tembakau bisa semakin baik, sehingga harga jual tembakau bisa terdongkrak, setelah dua tahun telakhir harga tembakau terpuruk.

Dia berharap pemerintah bisa membantu memberikan solusi bagaimana petani bisa mengatasi kekurangan yang ada. Contoh penyakit daun (Lengger) belum ada temuan obat untuk mengatasi,” pungkasnya.

Menurutnya, harga sebelumnya per kg Rp. 47.000 naik menjadi 50.000.

Sementara Kepala Bidang perkebunan Mami Woroarijati, SP, MP, menjelaskan, varietas tembakau di Lumajang yaitu Kasturi kemitraan dengan PT. IDS, White Burley kemitraan dengan PT. AOI dan tembakau lokal lumajang untuk memenuhi permintaan pasar. Tembakau lokal di Kabupaten Lumajang ada beberapa varietas yaitu janiman, menyono, rejeb, lokal mojo, dan lain sebagainya.

Menurut-nya, di Lumajang masih kondusif dari pada di daerah lainya. Petani sendiri jangan berputus asa karena prospek ekonomi tembakau sangat baik. DKPP sudah membantu pupuk NPK dan akan diupayakan membantu petani di Kabupaten Lumajang. RED

Post Comment