!-- Header -->
In Memoriam Didik Nur Jadid, Dari Wartawan ke Usahawan
Lumajang Pendidikan dan Agama Peristiwa

In Memoriam Didik Nur Jadid, Dari Wartawan ke Usahawan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA – Drs.H.Didik Nur Jadid lahir di Lumajang, pada 6 Februari 1964. Biasa dipanggil Didik, alumni jurusan AP FKIP Unej angkatan 1982. Saat mahasiswa aktif di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Komisariat FKIP. Tak heran saat tinggal di Lumajang dipercaya jadi salah satu Presidium Kahmi Lumajang.

Awalnya dikenal sebagai seorang wartawan. Setelah jenuh jadi wartawan bergeser menjadi usahawan dalam bidang konstruksi. Bahkan kemudian menjadi ketua partai di Lumajang. Didik terjun ke dunia wartawan bergabung dengan Harian Bhirawa yang terbit di Surabaya, bahkan sempat begabung dengan Harian Nusra yang terbit di Bali.

Merasa jenuh menjadi wartawan, akhirnya menekuni bidang kontraktor dengan mendirikan group Bhirawa Lumajang. Didik yang menyunting Hj. Nur Istifaiah, BA, kini telah dikaruniai tiga orang anak. Masing-masing Firza Nove Macjini, SKM yang kini ASN Bagian Protokol Pemkab Lumajang. Anak kedua Palestine Desa Machine, SH, yang menekuni dunia wiraswasta dan Chechen Novane Machino. Istrinya Hj Nur masih berstatus ASN bertugas di Dinas Perhubungan Lumajang.

Didik juga aktif di berbagai organisasi hingga sekarang sebagai Ketua Askumindo Lumajang, Ketua PKPI Lumajang, dan Wakil Ketua 1 di Kadin kabupaten Lumajang. Selain itu, juga pernah aktif di beberapa organisas seperti Ketua PWI Lumajang, Ketua percasi Lumajang, Ketua KIPP Lumajang, Ketua Hipmi Lumajang, Presidium KAHMI Lumajang, Sekretaris Gapensi Lumajang, Sekretaris PKPB Lumajang.

Menurut Didik, kehidupan yang keras mengajarkan arti perjuangan. Ini yang melatar belakangi setelah lulus FKIP pada 1988 terjun di jurnalist Harian Bhirawa Surabaya dan Harian Nusra Bali. Kemudin menjabat Ketua PWI Lumajang era 90 an. Tahun 1997 mendirikan CV Bhirawa dan aktif di Hipmi menjabat Ketua pada tahun 2001. Selain itu sebagai sekretaris Gapensi, Wakil Ketua Kadin Lumajang. Tahun 2009 merambah ke politik, bahkan hingga tutup usia (Ahad, 11/8/2019 malam) dia Ketua PKPI. Didik Nur Jadid meninggal dunia di Rumah Sakit dr. Soebandi Jember (GIH-RED).

Post Comment