Advertisement
!-- Header -->
Hukum Politik & Pemerintahan

Jangan Menggampangkan Hukum

Advertisement

MADIUN – Wali Kota Madiun, Maidi mengingatkan agar masyarakat tidak menggampangkam hukum. Hukum yang ada harus dihormati. Hal itu, disampsikannya saat peresmian rumah Restorative Justice (RJ) di Lapak Joglo Palereman, Kelun, Senin (28/03/22).

Walu Kota berharap, dengan hadirnya rumah Restorasi Justice itu, pelanggaran harus semakin minimal, maka kehidupanpun di masyarakat sempurna.

Jika ditinjau dari Pancasila, maka kehadiran Rumah RJ itu sebagai perwujudan Sila Kedua dari Pancasila yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan untuk diperlakukan sama di muka hukum.

Rumah RJ juga cerminan dari Sila Keempat dimana nilai-nilai keadilan diperoleh melalui musyawarah untuk mufakat dalam penyelesaian masalah. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi menyambut baik dengan diresmikannya rumah restorative justice.

Lebih lanjut wali kota mengatakan, keberadaan Rumah RJ ini sudah mulai efektif sejak diresmikan pada hari yang sama. Nantinya rumah restorative justice akan ada di tiap kelurahan. Lalu dilanjutkan dengan penyuluhan hukum ke masyarakat.

“Sekarang sudah efektif. Nanti tiap kelurahan ada, lalu akan diteruskan penyuluhan hukum maksud dan tujuan seperti apa disampaikan, supaya RT dan RW tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Bambang Panca Wahyudi menjelaskan, Rumah Restorative Justice sebagai wadah penyelesaian hukum dengan mengutamakan perdamaian dan pemulihan pada keadaan semula, bukan lagi menitikberatkan pada pemberian sanksi pidana berupa perampasan kemerdekaan seseorang.

“Perdamaian melalui pendekatan keadilan restoratif merupakan perdamaian hakiki yang menjadi tujuan utama dalam hukum adat, sehingga sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang sangat mengutamakan kedamaian, harmoni dan keseimbangan,” jelasnya.

Restirasi Justice, juga sebagai upaya penyelesaian hukum dengan cara mediasi antara pelaku dan keluarga. Sehingga jaksa sebagai penegak hukum atau pemilik perkara harus mengutamakan keadilan. Program RJ di kota mengacu pada penekanan pemulihan pada semula dan bukan pembalasan. Juga bertujuan untuk meminimalisir over capacity yang ada di Lembaga Pemasyarakatan.(Ddn // sumber : Diskominfo kota Madiun)

Post Comment