Advertisement
!-- Header -->
Kesehatan Pendidikan dan Agama Peristiwa

Jember Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Advertisement

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Melalui Surat Edaran Bupati Jember, No. 180/592/35.09.1.11/2021, tertanggal 7 September 2021, Pemkab Jember sudah memberi kelonggaran satuan pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

Surat Edaran yang ditandatangani Bupati Jember, Hendy Siswanto itu, mengacu pada keputusan pemerintah pusat, terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2, Covid-19 di wilayah Jawa-Bali. Berdasarkan keputusan terakhir pemerintah, Kabupaten Jember sudah masuk dalam Level 2.

Dalam surat edarannya, Bupati Jember menyatakan bahwa untuk pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan, dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

Kapasitas maksimal tatap muka adalah 50 persen dari daya tampung berdasarkan SKB Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, No. 03/KB/2021, No. 384 Tahun 2021, No. HK.01.08/MENKES/4242/2021, No.440 – 717 Tahun 2021,

“Kecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas. Demikian juga untuk PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas,” tulis Bupati Jember.

Sementara itu, sejumlah sekolah di Jember, sudah mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) beberapa minggu  terakhir.  Hal tersebut terjadi di beberapa sekolah tingkat SMA/SMK dan SMP yang sudah melakukan vaksinasi kepada para muridnya.

Salah satunya, SMKN 8 Jember yang berlokasi di Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro. Menurut Kepala Sekolahnya sekolahnya sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan dan juga sudah direkomendasi Ketua satgas Covid-19 Jember,” ujar Kepala Sekolah SMKN 8 Ir. Edy Sutyono, M.Pd.

Meski demikian, menurut Edy, sekolahnya hanya memberlakukan kapasitas 35 persen, karena keterbatasan gedung dan sarana prasarana sekolah.

PTMT : Pemkab Jember Berikan Kelonggaran Satuan Pendidikan Untuk Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. RED 

Hal senada juga dilaksanakan SMKN 5 Jember. Menurut Kepala Sekolah Kumudawati, pihaknya siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Hal ini, karena para guru dan juga muridnya sudah mendapat vaksinasi. Pada tahap pertama ada 1000 siswa yang divaksin. Sedang pada tahap 2, selain 1000 peserta tahap 1, juga mendapat tambahan 1000 peserta vaksinasi baru.

“Insya Allah, kami siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Bahkan kami sudah membentuk Satgas Covid Teman Sebaya, untuk menegakkan disiplin siswa,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Jember Ir Hendy Siswanto Bupati di sela-sela kunjungannya ke Pusal Isolasi Terpadu di Hotel Kebon Agung pada Selasa (7/9/2021) menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak terutama warga Jember yang patuh terhadap arahan pemerintah, sehingga Jember bisa turun dari level 3 ke level 2 PPKM Mikro.

“Kami sendiri di Pemkab Jember ini menekankan untuk menggenjot terus vaksinasi, saat ini Jember sudah level 2, saya menyampaikan terimakasih dan warga harus tetap disiplin protokol kesehatan,” jelas Hendy.

Terkait kegiatan belajar mengajar, Hendy menyampaikan saat ini Pemkab Jember masih fokus pada pelaksanaan vaksinasi untuk para pelajar dan guru supaya pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilaksanakan seluruh sekolah secara bertahap. YEN-RED

 

Post Comment