!-- Header -->
JMF Mampu Kurangi 1.000 Pengangguran
Politik & Pemerintahan

JMF Mampu Kurangi 1.000 Pengangguran

LUMAJANG – Lumajang Job Market Fair (JMF), tahun ini diikuti oleh 34 perusahaan dengan 1.500 san lowongan pekerjaan.  Ada perusahaan distributor, perbankan, kayu, dan lainnya.

“Ini JMF terbesar. Sementara yang mini kita gelar 3 kali. Digelar di Kantor Disnakertrans”, ungkap Suharwoko, Kepala Disnakertrans Lumajang, usai pembukaan JMF di Gedung Sodjono, Rabu (18 September 2019).

Diharapkan, lowongan tersebut benar-benar bisa diisi oleh para pencari kerja. “Kalau bisa diterima semua. Cuman perusahaan memang punya kualifikasi sendiri. Ada beberapa perusahaan yang ngetes hari ini kita fasilitasi. Ada yang besok dites di Kantor Disnakertrans kita juga fasilitasi”, ungkapnya.

Dijelaskan, JMF merupakan agenda tiap tahun yang digelar selama 4 kali (1 kali JMF yang besar 3 JMF mini. Perusahaan yang ikut 21 perusahaan Kabupaten Lumajang sisanya di luar Lumajang.

Lumajang JMF, ungkap Suharwoko, mampu mengurangi pengangguran di Lumajang sebanyak 1.000 orang. Padahal tiap tahun pengangguran semakin bertambah dengan banyaknya lulusan SMK/SMA.

“Alhamdulillah, semakin berkurang. Tahun 2017 ke 2018 sebesar 2,89 persen sekarang 2,6 persen. Terus mengalami penurunan”, tukasnya.

Sementara itu, Wabup Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si (Bunda Indah), menyampaikan pihaknya ingin mendatangkan para investor ke Lumajang dengan berbagai langkah. Salah satunya JMF ini.

Bunda Indah berharap perusahaan menyediakan 5 persen tenaga kerja untuk difabel. Mereka memang secara fisik berbeda, namun semangat bekerja dan kecekatan dalam bekerja tidak kalah dengan pekerja yang lain.

“Dan saya melihat sudah ada perusahaan yang menerima kaum difabel”, paparnya. Diharapkan, JMF benar benar mengurangi pengangguran secara signifikan.DIN

Post Comment