!-- Header -->
Advertisement
Desa Babakan Kesampingkan Program Pemberdayaan
Suara Desa

Desa Babakan Kesampingkan Program Pemberdayaan

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Alasan banyaknya pembangunan fisik yang harus diselesaikan tahun 2017, membuat Kades Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengesampingkan program pemberdayaan masyarakat. Program yang titik beratnya pada pembangunan manusia di desa ini sama sekali tidak ditoleh. Bahkan tahun 2018 juga tidak akan dilakukan/ tidak dianggarkan.

“Kita lebih pada pembangunan fisik Mas. Kayak irigasi, pelengsengan, perbaikan jalan, renovasi poskesdes,” ujar Matasid, Kepala Desa Babakan. Dia menjelenterehkan, perbaikan drainase di Dusun Sumber Wadung sepanjang 900 meter 60 % sudah selesai. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kata Matasid, maka puluhan hektare sawah milik petani akan mengalami kerusakan akibat genangan air.

Salah satu pembangunan fisik.

“Apalagi saat hujan deras luapan air bisa mencapai ketinggian 30 cm atau sedengkul orang dewasa. Kalau sudah begitu, jalannya juga ikut hancur meskipun terus-terusan diperbaiki,” paparnya.

Dia menjelaskan, rumah-rumah penduduk di Dusun Krajan rawan kemasukan air karena drainasenya buruk. Untuk itu, tahun 2018 drainase yang belum bisa diselesaikan sepanjang 900 meter, akan dilanjut tahun itu. Sementara pembangunan fisik seperti Polindes sudah 80 % selesai.

“Kita lanjutkan tahun 2018. Kalau Polindes pengerjaannya tinggal 20 %. Yang lain akan kita lanjut tahun depan,” ungkap pria yang baru 1,5 tahun menjadi Kades Babakan. Sekedar diketahui, luas sawah penduduk sekitar yang harus dialiri air sekitar 40 hektare. Anggaran untuk pembangunan fisik sekitar Rp 800 juta. Sementara DD dan ADD di desa mencapai Rp 1,7 miliar.

Disinggung bahwa program pemberdayaan tidak bisa diabaikan karena itu di atur dalam permendes, Kades Matasid menyatakan, keinginan itu ada tapi dirinya masih mementingkan pembangunan fisik.
“Saya sampaikan apa adanya, Mas. Meskipun diatur dalam undang-undang, tapi kalau ini (pembangunan fisik) menurut saya lebih penting, ya mau gimana lagi,” pungkasnya santai. SYAM