!-- Header -->
Kali Temi Perlu Diperbaiki
Politik & Pemerintahan

Kali Temi Perlu Diperbaiki

LUMAJANG – Terkait dengan persoalan Kali Temi Jogotrunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang semakin dangkal, menimbulkan bau
tak sedap bila musim kemarau, dan meluap bila musim hujan, membuat Kepala Dinas Perikanan Pemkab Lumajang Ir. Agus Widarto, MM, ikut merespon.

Berikut pernyataanya saat diwawancarai pedomanindonesia.com, sekaligus menjawab Rafka Dwi di Lapor Lumajang dan Kawal Lumajang, sore tadi.

“Hal pertama yang perlu dilakukan adalah penataan karamba, merapikan kembali karamba seperti di Kelurahan Ditotrunan. Membongkar karamba yang tidak aktif,  termasuk yang di tengah ada kandang.

Dari hasil obrolan bersama beberapa Ketua RT di Jogotrunan dan masyarakat, termasuk beberapa media terlontar gagasan, bahwa berdasarkan pengalaman dari lokasi dan penataan karamba di Kelurahan Ditotrunan yang beberapa tahun silam keadaannya sama dengan yang ada di kelurahan Jogotrunan. Permukaan air hampir mencapai atas tepi sungai dan terjadi pendangkalan.

Perlu kerja keras, gotong-royong bersama dinas instansi terkait dan masyarakat, termasuk pemilik karamba. Bahwa pemilik karamba berkomitmen menjaga kebersihan saluran/ sungai, termasuk sampah dan sedimen harus tetap dilaksanakan bersamaan memberi pakan ikan dan pendalaman/ pengerukan saluran. Kemudian dilakukan peninggian berem/ trotoar di sepanjang tepi (saluran) sungai, sehingga air tidak sampai meluap ke rumah penduduk.

Kerja bakti gotong royong masyarakat dengan pemkab/ dinas instansi terkait dalam pengerukan sedimen dan batu yang ada di sepanjang Kalitemi dan batu-batu yang ada dimanfaatkan untuk meninggikan berem di sepanjang tepi saluran.

Batu-batu disusun untuk pondasi berem. Pengerukan sedimen dan batu serta peninggian berem dilakukan bersamasama secara gotong royong masyarakat dan dinas instansi terkait”, ujarnya via seluler.

Sementara itu, Ali, Ketua RT 03 RW 11, Kelurahan Jogotrunan, sebelumnya, menyampaikan, untuk mengatasi banjir dan tingginya debit air perlu dibangun trotoar yang tinggi sepanjang aliran sungai.

“Sembari menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten kita akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk menaikkan batu atau material yang ada di kali ini”, ungkapnya.

TURUN TANGAN : Bupati Lumajang, saat mendatangi Kali Temi Kota Lumajang. (dok)

Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M.ML, meninjau Kali Temi setelah mendapat laporan dari warga lewat medsos, bahwa Kali Temi meluap hingga ke rumah penduduk sekitar meskipun musim kemarau.

Saat meninjau lokasi, Bupati meminta agar karamba yang ada di Kali Temi tersebut dibongkar dan secara bersama-sama melakukan normalisasi dengan pihak terkait. Jika tidak dilakukan, maka Kali Temi akan semakin  dangkal. Bupati juga berharap agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai.

Warga sekitar Kali Temi, menyampaikan, saat musim kemarau sampah yang tersendat menimbulkan bau tak sedap. Mereka juga berharap pemerintah memasang banner berisi larangan membuang sampah ke sungai sekaligus sanksinya. Sampah-sampah yang dibuang ke kali tersebut, kata mereka, bukan dilakukan oleh warga sekitar. DIN

Post Comment