!-- Header -->
Kasus Mutasi Pejabat Pemkab Lumajang, Pekan Depan Tim Ahli Administrasi Dihadirkan
Hukum

Kasus Mutasi Pejabat Pemkab Lumajang, Pekan Depan Tim Ahli Administrasi Dihadirkan

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM – Laporan warga atas kejanggalan pelantikan dan pengukuhan pejabat tinggi tingkat pratama di lingkungan Pemkab Lumajang, Jawa Timur oleh Drs. As’at (calon bupati petahana) kepada Panwaslu Kabupaten Lumajang, mendapat respon cepat. Menurut M. Sholeh, kuasa hukum dari pelapor dan saksi, menyampaikan bahwa Panwaslu Kabupaten Lumajang akhirnya memanggil 3 saksi untuk dimintai keterangan.

Dia menyatakan, ada 2 orang saksi yang namanya ada di rekomendasi Mendagri dengan jumlah usulan pelantikan/ mutasi sebanyak 513 orang. Akan tetapi, nama tersebut tidak sesuai dengan rekomendasi Mendagri.

“Sementara saksi yang satu, namanya tidak ada di rekom Mendagri, baik usulan yang 513 orang maupun rekom Mendagri perubahan yang jumlahnya 563 orang. Ini nyata-nyata melanggar surat Mendagri,” tukasnya.

Pekan depan, M. Sholeh akan menghadirkan tim ahli administrasi yang akan menjelaskan proses mutasi yang dilakukan oleh Drs. As’at melanggar atau tidak. “Senin pekan depan kita hadirkan tim ahli itu. Apabila calon bupati incumbent terbukti melanggar, maka pencalonannya pantas didiskualifikasi,” pungkasnya dengan mimik serius.

Seperti diberitakan sebelumnya, Drs. As’at Bupati Lumajang sebelum cuti, melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Lumajang sebanyak 652 pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional.

Dan pada waktu itu, Bupati As’at juga menegaskan bahwa mutasi yang dilakukan tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Saat itu, dijelaskan Gus As’at bahwa mutasi tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilkada Lumajang 2018. Menurutnya,  mutasi dilakukan untuk penyegaran  dan memenuhi sejumlah jabatan yang kosong.

“Saya tegaskan mutasi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pilkada, meskipun banyak isu di luaran tentang mutasi hari ini,” ujarnya saat itu. Bahkan menurutnya, rencana mutasi sudah direncanakan sejak 2017 dan mendapatkan persetujuan dari Mendagri.

Beberapa pejabat eselon dua yang dimutasi antara lain : Yossi Sudarso (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Ir. Paiman (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Taufiq Hidayat, SH (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), dan Drs. Agus Triono (Staf Ahli Bupati) serta pejabat lain di lingkungan Pemkab Lumajang. SYAM