!-- Header -->
Advertisement
Kasus QNet, Rumah Istana dan Sederet Mobil Mewah Milik MK
Hukum Lumajang

Kasus QNet, Rumah Istana dan Sederet Mobil Mewah Milik MK

LUMAJANG – MK (48) warga Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, harus mendekam si Rutan Mapolres Lumajang, Rabu (11/09). Dia adalah Direksi PT. Amoeba International yang bersangkutan dalam kasus money games dengan mekanisme sistem piramida. Bisnis ini terhubung dengan QNet yang saat ini menjadi perhatian nasional.

Cara kerja dari perusahaan tersebut cukup simpel. Berbekal iming-iming diberikan pekerjaan yakni pendataan barang dengan gaji sebesar 3 juta rupiah/ bulan. Banyak korban yang tergabung dalam bisnis tersebut dan diwajibkan membayar uang Rp 10 juta terlebih dahulu sebelum diperbolehkan ikut bisnis tersebut. Bersumber dari inilah, pundi-pundi yang didapatkan oleh pelaku MK.

Rumah MK megah seperti sebuah istana (dok)

MK berhasil membangun rumah seperti istana, lengkap dengan perabotan rumah dari luar negeri. Deretan mobil mewah juga bertengger di garasi, mulai dari mobil Porsche Boxter warna putih keluaran tahun 2012, mobil Jaguar warna hitam metalic tahun 2007, hingga Mercedez Benz SLK 200 warna putih tahun 2010.

Sederetan mobil mewah milik MK (dok)

Ternyata, di garasi di sisi lain rumah juga terdapat mobil Hummer warna hitam, Toyota Alphard warna hitam, Nissan Juke, Toyota Fortuner warna putih, serta Honda Jazz warna kuning yang semuanya adalah milik pelaku MK. Seluruh kekayaan serta gaya hidup mewah pelaku MK ini dipastikan adalah hasil sebagai member QNet yang dijalankan selama bertahun tahun.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM  menyatakan, Tim Cobra akan mempelajari asal kekayaan tersebut.

“Saya dan Tim Cobra akan mempelajari asal kekayaannya tersebut. Kalau terbukti hasil dari money games, tidak menutup kemungkinan dapat kami sita,” terang Arsal.

Beberapa korban juga diperiksa dalam kasus money games ini. “Beberapakorban yang kami periksa yang ikut presentasi di rumah milik MK, banyak yang harus pontang panting berusaha mengembalikan uang sepuluh juta Rupiah yang mereka dapatkan dari jual sapi, jual sawah, dan bahkan pinjam uang ke rentenir. Mereka diajak bisnis uang tak ubahnya model money games,” ungkapnya.

Arsal sangat memahami tentang model bisnis money games karena ia telah mengambil S3 di bidang hukum bisnis dan menulis makalah tentang money games saat pendaftaran masuk S3 di UNPAD. (ANN)

Baca Juga: Kapolres Lumajang Dapat Ancaman Dari Pelaku Bisnis Money Games Qnet Skema Piramida

 

Post Comment