!-- Header -->
Advertisement
Koalisi Partai Nasdem Lumajang Harus Sama Dengan Koalisi DPW Nasdem Jatim
Politik & Pemerintahan

Koalisi Partai Nasdem Lumajang Harus Sama Dengan Koalisi DPW Nasdem Jatim

LUMAJANG, PEDOMANINDO.com – Saat ini, Partai Nasdem Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memiliki wakil 5 kursi di dewan. Untuk itu, jika ingin mengusung calon bupati 2018, maka partai ini harus membangun koalisasi dengan partai lain hingga kursinya genap 10.

“Nasdem cuma punya 5 kursi di dewan. Tentu saja butuh koalisasi”, ungkap M. Subchan, Ketua Umum DPW Partai Nasdem Lumajang, Jum’at (21/7).

Karena pemilihan Bupati Lumajang 2018 bersamaan dengan pemilihan Gubernur Jatim, maka tidak boleh tidak, koalisi yang dibangun DPD harus linier dengan koalisi DPW Partai Nasdem Jawa Timur. Jika koalisasinya berbeda akan menyulitkan partai.

“Wah, kalau gak sama susah, Mas ngaturnya. Tim Suksesnya, mesin partai juga susah, bisa kacau”, selorohnya. Ditanya apakah kemungkinan koalisi pemilihan Gubernur Jatim yang dibentuk oleh DPW Partai Nasdem berbeda dengan koalisasi pemilihan Bupati Lumajang, Subchan menegaskan, kemungkinan itu ada tapi kecil sekali.

“Kemungkinan-kemungkinan itu ada dan jelas kalau benar-benar terjadi akan merugikan dan merepotkan partai”, pungksnya. Ditanya dengan parpol mana saja koalisi akan dibangun, secara diplomatis dia mengatakan, Partai Nasdem terbuka dengan partai apa saja. “Kita partai terbuka,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, PDIP memiliki 10 kursi (cukup memberangkatkan calon sendiri tanpa koalisi), PKB 9 kursi (butuh koalisi karena kurang 1 kursi), Partai Demokrat 6 kursi (butuh koalisi 4 kursi), Partai Nasdem 5 kursi (butuh koalisi 5 kursi), Partai Gerindra 5 kursi (butuh koalisasi 5 kursi), Partai Golkar 5 kursi (butuh koalisi 5 kursi), PKS 3 kursi (butuh koalisi 7 kursi), PAN 3 kursi (butuh koalisi kurang 7 kursi), PPP 2 kursi (butuh 8 kursi), Hanura 2 kursi (butuh koalisi 8 kursi). SYAM