!-- Header -->
KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah : Bom Bunuh Diri Bertentangan Dengan Agama Manapun
Komunitas Peristiwa

KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah : Bom Bunuh Diri Bertentangan Dengan Agama Manapun

Agung

LUMAJANG, PEDOMANINDONESIA.COM –  Aksi teror bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, yang merenggut nyawa dan luka-luka warga tak berdosa membuat KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) Lumajang menyatakan sikap.

Pertama, mengecam keras pelaku teror bom di Surabaya dan di Sidoarjo yang sudah di luar batas kemanusiaan. Kedua, perbuatan terkutuk tersebut tidak dapat dibenarkan atas nama keyakinan dan kepentingan apapun serta bertentangan dengan ajaran semua agama.

“Ketiga, mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dalang dan jaringan pelaku bom Surabaya dan Sidoarjo serta segera memastikan hadirnya rasa aman dan menjamin perlindungan serta keselamatan warga negara dari segala bentuk aksi teror dan kekerasan”, ujar Radheteryan Firdiansyah, S.Pd, Komandan KOKAM Kabupaten Lumajang.

Keempat, Radheteryan Firdiansyah menghimbau kepada semua pihak tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan untuk tidak terprovokasi atas kejadian tersebut dan untuk selalu mengedepankan kepentingan besar bangsa Indonesia di atas kepentingan pribadi dan kelompok, serta turut memperkuat persatuan dan kebersamaan terutama untuk berperan aktif mencegah terjadinya kembali aksi teror di tengah masyarakat.

Sementara itu, Agung, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Lumajang juga mengutuk keras aksi terorisme. “Kami berbela sugkawa terhadap semua korban aksi terorisme yang terjadi. Kami berharap pemerintah dan aparat keamanan mengungkap dengan serius dalang aksi terorisme serta menghimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan waspada terhadap hal hal yang mencurigakan”, ujarnya. SYAM