!-- Header -->
Lawan Tim Cobra Polres Lumajang Qnet “Keok” di Pengadilan Negeri
Hukum Peristiwa

Lawan Tim Cobra Polres Lumajang Qnet “Keok” di Pengadilan Negeri

LUMAJANG –  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lumajang, memenangkan Polres Lumajang atas  sidang gugatan pra peradilan oleh Direksi PT. Amoeba Internasional terhadap Tim Cobra Polres Lumajang. Ini sesuai prediksi sejak awal, bahwa permohonan dari penggugat akan ditolak oleh hakim.

Ada 2 gugatan Pra peradilan yang diajukan oleh pemohon, yaitu mengenai penyitaan dan penggeledahan terhadap Niswatul dkk serta Pra peradilan tentang penetapan tersangka Karyadi dkk oleh Tim Cobra Polres Lumajang. Dalam kedua gugatan Pra peradilan tersebut, terdapat 13 poin pokok yang dituntutkan pemohon yang diajukan kepada hakim. Namun hakim menolak semua gugatan yang ditujukan kepada Tim Cobra Polres Lumajang.

Ini artinya, Tim Cobra Polres Lumajang memenangkan sidang pra peradilan tersebut. Tim Cobra Polres Lumajang memang terbukti mentaati setiap SOP saat menjalankan penyidikan yang dilakukan terhadap kasus money games white collar crime yang menyeret 3 perusahaan ini (PT. Amoeba International, PT. QN International Indonesia dan PT. Wira Muda Mandiri).

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM, sangat bersyukur dengan putusan hakim yang tak menolak permohonan dari penggugat.

QNET DITOLAK : Gugatan Pihak QNet terhadap Tim Cobra Polres Lumajang ditolak Hakim.(dok).

“Saya sangat bersyukur  setelah hakim mengetok palu, tak mengabulkan gugatan dari pemohon. Kemenangan ini bukan hanya milik Tim Cobra Polres Lumajang saja, namun juga untuk keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia”, tukas pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Saat para wartawan mencoba mewawancarai Ibu Ida Sri Sugiantari, kuasa hukum dari penggugat, dia langsung naik kedalam kendaraan dan meninggalkan Pengadilan Negeri Lumajang. (DIN-RES).

Post Comment